Poligami Oh Poligami
Kaum Adam bicara tentang poligami, baca disini!
Baru-baru ini Indonesia khususnya daerah Jawa Barat dihebohkan dengan berita Aa Gym menikah kembali (baca poligami). Tidak sedikt dari masyarakat bereaksi terutama kaum hawa, terlebih komunitas ibu-ibu.
Perdebatan perihal poligami sebenarnya bukanlah hal yang baru. Pada tahun 1937, seorang cendikiawan muslim Indonesia bernama Mr. Yusuf Wibisono, menulis sebuah buku berjudul “Monogami atau Poligami”:Masalah Sepanjang Masa. Aslinya buku ini ditulis dalam bahasa Belanda dan diterjemahkan oleh Soemantri Mertodipuro pada tahun 1954.
Mr. Yusuf wibisono memberikan bukti-bukti ilmiah tentang keunggulan pandangan Islam yang membuka pintu poligami dengan syarat2x tertentu. Sistem ini merupakan “jalan tengah” dari sistem perkawinan kuno yagn tidak memberi batasan pologami atau sistem barat yang menutup pintu poligami sama sekali. Dalam pengantarnya untuk edisi Indonesia tahun 1980 Yusuf wibisono menulis, ” Saya rasa umat manusia akhirnya akan dihadapkan kepada dua pilihan yang tidak bisa dihindari yakni poligami legal dan poligami tidak legal (gelap -baca pelacuran atau perselingkuhan/hubungan tidak syah)”.
Seorang ilmuwan berkebangsaan Perancis, Georges Anquetil, pakar ilmu sosiologi. Menulis buku setebal 460 halaman, berjudul “La Maitresse Legimitime”. Beliau mengatakan “Poligami akan memungkinkan berjuta-juta wanita melaksanakan haknya akan kecintaan dan keibuaan, yang kalau tidak akan terpaksa hidup tak bersama karena sistem monogami.”
Yusuf Wibisono dalam bukunya mengutip tulisan seorang ilmuwan Leonard, yang menulis, ” In a great measure polygamy is much more a theoretical than a pratical institution. Not one on twenty Moslems has even two wives. In any case it so not the proper and legitimate practice of polygamy, but in the abuse of it that the evil lies. ( Pada umumnya poligami lebih merupakan lembaga teoritis daripada praktis. Tidak ada satu dari dua puluh orang Islam beristri bahkan lebih dari seorang. Setidak-tidaknya keburukannya tak terletak dalam berpoligami menurut hukum. Akan tetapi dalam penyalahgunaan poligami).”
Bagi kamu laki-laki sendiri sepatutnya tidak bisa semena-mena ber-apologi dengan nash untuk melegalkan “keinginannya”. Setidaknya yang patut diketahui bagi kamu adam bahwasanya poligami sendiri bukanlah semata-mata hak bagi mereka. Namun ada melekat juga tanggung jawab dunia dan akhirat. Selain dituntut berlaku adil secara materi, juga dituntut untuk menjaga seluruh keluarganya dari api neraka. Tentu saja menjaga 4 istri lebih berat ketimbang menjaga 1 istri. Menjga 20 anak lebih berat ketimbang menjaga 2 anak.
Karena itu bagi seorang yang memeiliki pandangan berdimensi akhirat poligami adalah suatu hal yang berat, Suatu hal yang memerlukan pemikiran serius sebelum memperaktekannya. Islam membuka jalan, dan tidak menutup jalan. Islam adalah agama “washotiyah”, yang tidak bersifat ekstrim. Tidak melarang poligami sama sekali dan juga tidak membebaskannya sama sekali.
wallahu a’lam bi showab
(Dicontek dari berbagai literatur^_^)
oleh Tiar
en be
Jumat, 29 Desember 06 - oleh :
tulisan itu dicontek juga dari tulisannya mas Adian H ^_^ ( tapimas Adian sehat ya ??) sorry ya nyontek tulisannya, anyway moga memberikan manfaat tuk yang lainnya juga ya !! amien
wah
bagus…
tapi salut juga ma Aa’
aku kmaren baca diblog siapa gitu… ada judul gede “Daarut Tauhid Sepi, cinta Aa’ ato cinta Alloh?”
ternyata banyak orang yg cinta Aa’, trus mereka datang ke Daarut, bukan kerena cinta ke Alloh. dan ketika Aa’ sedikit -nyleneh- dengan berpoligami, banyak yg jadi benci..
trus pesantren tersebut sepi pengunjung…
sungguh disayangkan…
en be
# tiar : waduw ternyata nyontek tho.. hehe pembaca kecewa, tpi jangan salah bagus juga artikelnya , buwat mas adian sehat ya?? makasih udah nulis di gubug ane
# Thestoopid : Btw kapan isoh ‘rodo’ bijak ngono mas asisten :D, apa gara gara efek TA ? ups kabuur..
Rini lagi Rini lagi
Dulu, gw hancur lebur gara2 akhwat berjilbab yg namanya jg Rini…
Entah deh, ini ada hubungannya apa enggak…
komunikasikan..
# Eko SW > ehm jebol? pasti ada sesuatu yuang lain, coba komunikasikan hubungan antum pacaran atau memang sudah suami istri. Jika memang hal nya demikian, dikomunikasikan saja ma pihak istri dan rini, baiknya bagaimana.
Segala permasalahan ada akar dan tentu saja ada solusinya akhi.. jangan enggan untuk memtabayunkan dengan ketiganya.
Semoga 4jJI memudahlkan langkah antum
Membunuh atas nama agama. Kekerasan juga atas nama agama. Poligami atas nama Alloh dan nafsu, membuat para kyai, ulama dan tokoh-tokoh muslim lainnya berulah nakal dan cabul. Padahal jelas sekali bahwa poligami merendahkan derajat wanita.
Kenapa menjadi begini?
Waktu jaman Majapahit, orang Jawa (Gajah Mada, dll) membuat nusantara makmur dan jaya. Orang jawa berkebudayaan tinggi, kreatif dan toleran.
Setelah Islam masuk di Jawa, negara kita hancur korban dari penajahan Belanda, Jepang, dsb. Korban dari korupsi, kekerasan/teror, malapetaka. Dan korban dari imperialisme Arab (Indonesia adalah negara pemasok jemaah haji yang terbesar di dunia). Bangsa Arab ini memang hebat sekali karena telah berhasil menemukan cara untuk memasukkan devisa untuk mereka sendiri. Sedangkan situasi ekonomi negara kita dalam keadaan yang sangat parah. Imperialisme Arab ini memang sangat kejam. Turun-temurun sampai anak-cucu, tidak tahu sampai kapan, nusantara diharuskan membayar “pajak” kepada Imperialisme Arab ini dengan alasan: kewajiban menjalankan rukun Islam.
Padahal, sebelum Islam masuk ke tanah Jawa, orang Jawa sudah menganut agama universal yaitu agama Kejawen.
Kenapa kebudayaan Jawa yang luhur ini sedang dibarter dengan sistim hidup Arab? Padahal peradaban Jawa jauh lebih tinggi dari pada yang di Arab.
Bagaimana caranya supaya orang Jawa kembali bisa memakmurkan negara kita yang tercinta ini?
Saya menemukan suatu hal yang sangat mengejutkan hati saya. Ini website-nya: http://agamarasional234.blogsource.com/
Dalam artikel tsb, di bawah ini adalah salah satu kontradiksi yang dipaparkan:
“Bila melihat latar belakang kehidupan Muhammad, adalah sulit sekali untuk dapat menerima bahwa ia adalah seorang yang suci. Peri kehidupan sexnya dengan banyak pelayan wanitanya/harem dan terlebih lagi dengan Aisha, gadis yang baru 9 tahun umurnya, sangat mengherankan dan mengerikan. Hubungan sex antara pria umur 54 th (Muhammad) dan Aisha (9 th) bila terjadi saat ini akan disebut kasus pedophili, dan pelakunya (yang dewasa) dapat dituntut hukuman penjara. Hal ini juga merupakan kontradiksi logika yang luar biasa (seorang nabi melakukan pedophili).”
# Saleh aziz : Mereka membuat makar kepada Alloh, Tetapi Makar kepunyaan Alloh lebih hebat dari pada yang lain. Yakin lah dengan apa yang kau yakini, ada hikmah dalam setiap tindakan RosuluLloh., Ada manfaat yang mungkin bagi kita dinalar susah, bahkan ada yang ga sesuai dengan rasional.
Sebagai contohnya saja, Isro’ Mi’raj. Bagi mereka yg mendewakan akal n rasional tentu menyanggah adanay peristiwa ini, tetapi dengan berkah dan nikmat keyakinan keislaman kita semua itu adalah mungkin, ga ada yg ga mungkin bagi Alloh.
Coba aja baca buku ” Muhammad” karangan orang barat juga, ia menyakini betul siapa dan risalah apa yang ia bawa, memang benar benar Muhammad sebagai uswatun khasanah. Jangan tergelincir terhadap fitnah yang muncul dan dihembuskan orang di sekitar kita.
Di Forum Religiositas Agama, saya menemukan artikel yang menarik sekali. Ini situsnya: http://hatinurani21.wordpress.com/
MENGAPA KEBUDAYAAN JAWA MENGALAMI KEMUNDURAN YANG SIGNIFIKAN?
Pengantar
Manusia Jawa adalah mayoritas di Indonesia. Nasib bangsa Indonesia sangat tergantung kepada kemampuan penalaran, skill, dan manajemen manusia Jawa (MJ). Sayang sekali s/d saat ini, MJ mengalami krisis kebudayaan; hal ini disebabkan Kebudayaan Jawa (KJ) dibiarkan merana, tidak terawat, dan tidak dikembangkan oleh pihak2 yang berkompeten (TERUTAMA OLEH POLITISI). Bahkan KJ terkesan dibiarkan mati merana digerilya oleh kebudayaan asing (terutama dari timur tengah/Arab). Mochtar Lubis dalam bukunya: Manusia Indonesia Baru, juga mengkritisi watak2 negatip manusia Jawa seperti munafik, feodal, malas, tidak suka bertanggung jawab, suka gengsi dan prestis, dan tidak suka bisnis (lebih aman jadi pegawai).
Kemunduran kebudayaan Jawa tidak lepas dari dosa regim Orde Baru. Strategi regim Soeharto untuk melepaskan diri dari tuannya (USA dkk.) dan tekanan kaum reformis melalui politisasi agama Islam menjadikan Indonesia mengarah ke ideologi Timur Tengah (Arab). Indonesia saat ini (2007) adalah kembali menjadi ajang pertempuran antara: Barat lawan Timur Tengah, antara kaum sekuler dan kaum Islam, antara modernitas dan kekolotan agama. (mohon dibaca artikel yang lain dulu, sebaiknya sesuai no. urut)
Boleh diibaratkan bahwa manusia Jawa terusmenerus mengalami penjajahan, misalnya penjajahan oleh:
- Bs. Belanda selama 300 tahunan
- Bs. Jepang selama hampir 3 tahunan
- Regim Soeharto/ORBA selama hampir 32 tahun (Londo Ireng).
- Negara Adidaya/perusahaan multi nasioanal selama ORBA s/d saat ini.
- Sekarang dan dimasa dekat, bila tidak hati2, diramalkan bahwa Indonesia akan menjadi negara boneka Timur Tengah/Arab Saudi (melalui kendaraan utama politisasi agama).
Kemunduran kebudayaan manusia Jawa sangat terasa sekali, karena suku Jawa adalah mayoritas di Indonesia, maka kemundurannya mengakibatkan kemunduran negara Indonesia, sebagai contoh kemunduran adalah terpaan berbagai krisis yang tak pernah selesai dialami oleh bangsa Indonesia. Politisasi uang dan agama mengakibatkan percepatan krisis kebudayaan Jawa, seperti analisa dibawah ini.
Gerilya Kebudayaan
Negara2 TIMTENG/ARAB harus berjuang sekuat tenaga dengan cara apapun untuk mendapat devisa selain dari kekayaan minyak (petro dollar), hal ini mengingat tambang minyak di Timur Tengah (TIMTENG/Arab) adalah terbatas umurnya; diperkirakan oleh para ahli bahwa umur tambang minyak sekitar 15 tahun lagi, disamping itu, penemuan energi alternatip akan dapat membuat minyak turun harganya. Begitu negara Timur Tengah mendapat angin dari regim Orde Baru, Indonesia lalu bagaikan diterpa badai gurun Sahara yang panas! Pemanfaatan agama (politisasi agama) oleh negara asing (negara2 Arab) untuk mendominasi dan menipiskan kebudayaan setempat (Indonesia) mendapatkan angin bagus, ini berlangsung dengan begitu kuat dan begitu vulgarnya. Gerilya kebudayaan asing lewat politisasi agama begitu gencarnya, terutama lewat media televisi, majalah, buku dan radio. Gerilya kebudayaan melalui TV ini sungguh secara halus-nylamur-tak kentara, orang awam pasti sulit mencernanya! Berikut ini adalah gerilya kebudayaan yang sedang berlangsung:
- Dalam sinetron, hal-hal yang berbau mistik, dukun, santet dan yang negatip sering dikonotasikan dengan manusia yang mengenakan pakaian adat Jawa seperti surjan, batik, blangkon kebaya dan keris; kemudian hal-hal yang berkenaan dengan kebaikan dan kesucian dihubungkan dengan pakaian keagamaan dari Timur Tengah/Arab. Kebudayaan yang Jawa dikalahkan oleh yang Timur Tengah.
- Artis2 film dan sinetron digarap duluan mengingat mereka adalah banyak menjadi idola masyarakat muda (yang nalarnya kurang jalan). Para artis, yang blo’oon politik ini, bagaikan di masukan ke salon rias Timur Tengah/Arab, untuk kemudian ditampilkan di layar televisi, koran, dan majalah demi membentuk mind set (seting pikiran) yang berkiblat ke Arab.
- Bahasa Jawa beserta ungkapannya yang sangat luas, luhur, dalam, dan fleksibel juga digerilya. Dimulai dengan salam pertemuan yang memakai assalam…dan wassalam…. Dulu kita bangga dengan ungkapan: Tut wuri handayani, menang tanpo ngasorake, gotong royong, dsb.; sekarang kita dibiasakan oleh para gerilyawan kebudayaan dengan istilah2 asing dari Arab, misalnya: amal maruh nahi mungkar, saleh dan soleha, dst. Untuk memperkuat gerilya, dikonotasikan bahwa bhs. Arab itu membuat manusia dekat dengan surga! Sungguh cerdik dan licik.
- Kebaya, modolan dan surjan diganti dengan jilbab, celana congkrang, dan jenggot ala orang Arab. Nama2 Jawa dengan Ki dan Nyi (misal Ki Hajar …) mulai dihilangkan, nama ke Arab2an dipopulerkan. Dalam wayang kulit, juga dilakukan gerilya kebudayaan: senjata pamungkas raja Pandawa yaitu Puntadewa menjadi disebut Kalimat Syahadat (jimat Kalimo Sodo), padahal wayang kulit berasal dari agama Hindu (banyak dewa-dewinya yang tidak Islami), jadi bukan Islam; bukankah ini sangat memalukan? Gending2 Jawa yang indah, gending2 dolanan anak2 yang bagus semisal: jamuran, cublak2 suweng, soyang2, dst., sedikit demi sedikit digerilya dan digeser dengan musik qasidahan dari Arab. Dibeberapa tempat (Padang, Aceh, Jawa Barat) usaha menetapkan hukum syariah Islam terus digulirkan, dimulai dengan kewajiban berjilbab! Kemudian, mereka lebih dalam lagi mulai mengusik ke bhinekaan Indonesia, dengan berbagai larangan dan usikan bangunan2 ibadah dan sekolah non Islam.
- Gerilya lewat pendidikan juga gencar, perguruan berbasis Taman Siswa yang nasionalis, pluralis dan menjujung tinggi kebudayaan Jawa secara lambat namun pasti juga digerilya, mereka ini digeser oleh madrasah2/pesantren2. Padahal Taman Siswa adalah asli produk perjuangan dan merupakan kebanggaan manusia Jawa. UU Sisdiknas juga merupakan gerilya yang luar biasa berhasilnya. Sekolah swasta berciri keagamaan non Islam dipaksa menyediakan guru beragama Islam, sehingga ciri mereka lenyap.
- Demikian pula dengan perbankan, mereka ingin eksklusif dengan bank syariah, dengan menghindari kata bunga/rente/riba; istilah ke Arab2an pun diada-adakan, walau nampak kurang logis! Seperti USA memakai IMF, dan orang Yahudi menguasai finansial, maka manusia Arab ingin mendominasi Indonesia memakai strategi halal-haramnya pinjaman, misalnya lewat bank syariah.
- Keberhasilan perempuan dalam menduduki jabatan tinggi di pegawai negeri (eselon 1 s/d 3) dikonotasikan/dipotretkan dengan penampilan berjilbab dan naik mobil yang baik. Para pejabat eselon ini lalu memberikan pengarahan untuk arabisasi pakaian dinas di kantor masing2.
- Di hampir pelosok P. Jawa kita dapat menyaksikan bangunan2 masjid yang megah, dana pembangunan dari Arab luar biasa besarnya. Bahkan organisasi preman bentukan militer di jaman ORBA, yaitu Pemuda Pancasila, pun mendapatkan grojogan dana dari Timur Tengah untuk membangun pesantren2 di Kalimantan, luar biasa!
- Fatwa MUI pada bulan Agustus 2005 tentang larangan2 yang tidak berdasar nalar dan tidak menjaga keharmonisan masyarakat sungguh menyakitkan manusia Jawa yang suka damai dan harmoni. Bila ulama hanya menjadi sekedar alat politik, maka panglima agama adalah ulama politikus yang mementingkan uang, kekuasaan dan jabatan saja; efek keputusan tidak mereka hiraukan. Sejarah ORBA membuktikan bahwa MUI dan ICMI adalah alat regim ORBA yang sangat canggih. Saat ini, MUI boleh dikata telah menjadi alat negara asing (Arab) untuk menguasai
- Dimasa lalu, banyak orang cerdas mengatakan bahwa Wali Songo adalah bagaikan MUI sekarang ini, dakwah mereka penuh gerilya kebudayaan dan politik. Manusia Majapahit digerilya, sehingga terdesak ke Bromo (suku Tengger) dan pulau Bali. Mengingat negara baru memerangi KKN, mestinya fatwa MUI adalah tentang KKN (yang relevan), misal pejabat tinggi negara yang PNS yang mempunyai tabungan diatas 3 milyar rupiah diharuskan mengembalikan uang haram itu (sebab hasil KKN), namun karena memang ditujukan untuk membelokan pemberantasan KKN, yang terjadi justru sebaliknya, fatwanya justru yang aneh2 dan merusak keharmonisan kebhinekaan Indonesia!
- Buku2 yang sulit diterima nalar, dan secara ngawur dan membabi buta ditulis hanya untuk melawan dominasi ilmuwan Barat saat ini membanjiri pasaran di Indonesia. Rupanya ilmuwan Timur Tengah ingin melawan ilmuwan Barat, semua teori Barat yang rasional-empiris dilawan dengan teori Timur Tengah yang berbasis intuisi-agamis (berbasis Al-Quran), misal teori kebutuhan Maslow yang sangat populer dilawankan teori kebutuhan spiritual Nabi Ibrahim, teori EQ ditandingi dengan ESQ, dst. Masyarakat Indonesia harus selalu siap dan waspada dalam memilih buku yang ingin dibacanya.
- Dengan halus, licik tapi mengena, mass media, terutama TV dan radio, telah digunakan untuk membunuh karakater (character assasination) budaya Jawa dan meninggikan karakter budaya Arab (lewat agama)! Para gerilyawan juga menyelipkan filosofis yang amat sangat cerdik, yaitu: kebudayaan Arab itu bagian dari kebudayaan pribumi, kebudayaan Barat (dan Cina) itu kebudayaan asing; jadi harus ditentang karena tidak sesuai! Padahal kebudayaan Arab adalah sangat asing!
- Gerilya yang cerdik dan rapi sekali adalah melalui peraturan negara seperti undang-undang, misalnya hukum Syariah yang mulai diterapkan di sementara daerah, U.U. SISDIKNAS, dan rencana UU Anti Pornografi dan Pornoaksi (yang sangat bertentangan dengan Bhineka Tunggal Ika dan sangat menjahati/menjaili kaum wanita dan pekerja seni). Menurut Gus Dur, RUU APP telah melanggar Undang-Undang Dasar 1945 karena tidak memberikan tempat terhadap perbedaan. Padahal, UUD 1945 telah memberi ruang seluas-luasnya bagi keragaman di Indonesia. RUU APP juga mengancam demokrasi bangsa yang mensyaratkan kedaulatan hukum dan perlakuan sama terhadap setiap warga negara di depan hukum. Gus Dur menolak RUU APP dan meminta pemerintah mengoptimalkan penegakan undang-undang lain yang telah mengakomodir pornografi dan pornoaksi. “Telah terjadi formalisasi dan arabisasi saat ini. Kalau sikap Nahdlatul Ulama sangat jelas bahwa untuk menjalankan syariat Islam tidak perlu negara Islam,” ungkapnya. (Kompas, 3 Maret 2006).
- Puncak gerilya kebudayaan adalah tidak diberikannya tempat untuk kepercayaan asli, misalnya Kejawen, dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan urusan pernikahan/perceraian bagi kaum kepercayaan asli ditiadakan. Kejawen, harta warisan nenek moyang, yang kaya akan nilai: pluralisme, humanisme, harmoni, religius, anti kekerasan dan nasionalisme, ternyata tidak hanya digerilya, melainkan akan dibunuh dan dimatikan secara perlahan! Sungguh sangat disayangkan! Urusan perkawinan dan kematian untuk MJ penganut Kejawen dipersulit sedemikian rupa, urusan ini harus dikembalikan ke agama masing2! Sementara itu aliran setingkat Kejawen yang disebut Kong Hu Chu yang berasal dari RRC justru disyahkan keberadaannya. Sungguh sangat sadis para gerilyawan kebudayaan ini!
- Gerilya kebudayaan juga telah mempengaruhi perilaku manusia Jawa, orang Jawa yang dahulu dikenal lemah-lembut, andap asor, cerdas, dan harmoni; namun sekarang sudah terbalik: suka kerusuhan dan kekerasan, suka menentang harmoni. Bayangkan saja, kota Solo yang dulu terkenal putri nya yang lemah lembut (putri Solo, lakune koyo macan luwe) digerilya menjadi kota yang suka kekerasan, ulama Arab (Basyir) mendirikan pesantren Ngruki untuk mencuci otak anak2 muda. Akhir2 ini kota Solo kesulitan mendatangkan turis manca negara, karena kota Solo sudah diidentikan dengan kekerasan sektarian. Untuk diketahui, di Pakistan, banyak madrasah disinyalir dijadikan tempat brain washing dan baiat. Banyak intelektual muda kita di universitas2 yang kena baiat (sumpah secara agama Islam, setelah di brain wahing) untuk mendirikan NII (negara Islam Indonesia) dengan cara menghalalkan segala cara. Berapa banyak madrasah/pesantren di Indonesia yang dijadikan tempat2 cuci otak anti pluralisme dan anti harmoni? Banyak! Berapa jam pelajaran dihabiskan untuk belajar agama (ngaji) dan bahasa Arab? Banyak, diperkirakan sampai hampir 50% nya! Tentu saja ini akan sangat mempengaruhi turunnya perilaku dan turunnya kualitas SDM bgs. Indonesia secara keseluruhan! Maraknya kerusuhan dan kekerasan di Indonesia bagaikan berbanding langsung dengan maraknya madrasah dan pesantren2. Berbagai fatwa MUI yang menjungkirbalikan harmoni dan gotong royong manusia Jawa gencar dilancarkan!
- Sejarah membuktikan bagaimana kerajaan Majapahit, yang luarbiasa jaya, juga terdesak melalui gerilya kebudayaan Arab sehingga manusianya terpojok ke Gn. Bromo (suku Tengger) dan P. Bali (suku Bali). Mereka tetap menjaga kepercayaannya yaitu Hindu. Peranan wali Songo saat itu sebagai alat politis (mirip MUI dan ICMI saat ini) adalah besar sekali! Semenjak saat itu kemunduran kebudayaan Jawa sungguh luar biasa!
Tanda-tanda Kemunduran Budaya Jawa
Kemunduran kebudayaan manusia Jawa sangat terasa sekali, karena suku Jawa adalah mayoritas di Indonesia, maka kemundurannya mengakibatkan kemunduran negara Indonesia, sebagai contoh kemunduran adalah:
- Orang2 hitam dari Afrika (yang budayanya dianggap lebih tertinggal) ternyata dengan mudah mempedayakan masyarakat kita dengan manipulasi penggandaan uang dan jual-beli narkoba.
- Orang Barat mempedayakan kita dengan kurs nilai mata uang. Dengan $ 1 = k.l Rp. 10000, ini sama saja penjajahan baru. Mereka dapat bahan mentah hasil alam dari Indonesia murah sekali, setelah diproses di L.N menjadi barang hitech, maka harganya jadi selangit. Nilai tambah pemrosesan/produksi barang mentah menjadi barang jadi diambil mereka (disamping membuka lapangan kerja). Indonesia terus dengan mudah dikibulin dan dinina bobokan untuk menjadi negara peng export dan sekaligus pengimport terbesar didunia, sungguh suatu kebodohan yang maha luar biasa.
- Orang Jepang terus membuat kita tidak pernah bisa bikin mobil sendiri, walau industri Jepang sudah lebih 30 tahun ada di Indonesia. Semestinya bangsa ini mampu mendikte Jepang dan negara lain untuk mendirikan pabrik di Indonesia, misalnya pabrik: Honda di Sumatra, Suzuki di Jawa, Yamaha di Sulawesi, dst. Ternyata kita sekedar menjadi bangsa konsumen dan perakit.
- Orang Timur Tengah/Arab dengan mudah menggerilya kebudayaan kita seperti cerita diatas; disamping itu, Indonesia adalah termasuk pemasok devisa haji terbesar! Kemudian, dengan hanya Asahari, Abu Bakar Baasyir dan Habib Riziq (FPI), cukup beberapa gelintir manusia saja, Indonesia sudah dapat dibuat kalang kabut oleh negara asing! Sungguh keterlaluan dan memalukan!
- Kalau dulu banyak mahasiswa Malaysia studi ke Indonesia, sekarang posisinya terbalik: banyak mahasiswa Indonesia belajar ke Malaysia (bahkan ke S’pore, Thailand, Pilipina, dst.). Konyol bukan?
- Banyak manusia Jawa yang ingin kaya secara instant, misalnya mengikuti berbagai arisan/multi level marketing seperti pohon emas, dst., yang tidak masuk akal!
- Dalam beragamapun terkesan jauh dari nalar, bijak dan jauh dari cerdas, terkesan hanya ikut2an saja. Beragama tidak harus menjiplak kebudayaan asal agama, dan tidak perlu mengorbankan budaya lokal.
- Sampai dengan saat ini, Indonesia tidak dapat melepaskan diri dari berbagai krisis (krisis multi dimensi), kemiskinan dan pengangguran justru semakin meningkat, padahal negara tetangga yang sama2 mengalami krisis sudah kembali sehat walafiat! Peran manusia Jawa berserta kebudayaannya, sebagai mayoritas, sangat dominan dalam berbagai krisis yang dialami bangsa ini.
Penutup
Beragama tidak harus menjiplak kebudayaan asal agama. Gus Dur mensinyalir telah terjadi arabisasi kebudayaan. Kepentingan negara asing untuk menguasai bumi dan alam Indonesia yang kaya raya dan indah sekali sungguh riil dan kuat sekali, kalau negara modern memakai teknologi tinggi dan jasa keuangan, sedangkan negara lain memakai politisasi agama beserta kebudayaannya. Indonesia saat ini (2007) adalah sedang menjadi ajang pertempuran antara dua ideologi besar dunia: Barat lawan Timur Tengah, antara kaum sekuler dan kaum Islam, antara modernitas dan kekolotan agama. CLASH OF CIVILIZATION antar dua ideologi besar di dunia ini, yang sudah diramalkan oleh sejarahwan kelas dunia – Samuel Hutington dan Francis Fukuyama.
Tanpa harus menirukan/menjiplak kebudayaan Arab, Indonesia diperkirakan dapat menjadi pusat Islam (center of excellence) yang modern bagi dunia. Seperti pusat agama Kristen modern, yang tidak lagi di Israel, melainkan di Itali dan Amerika. Beragama tanpa nalar disertai menjiplak budaya asal agama tersebut secara membabi buta hanya akan mengakibatkan kemunduran budaya lokal sendiri! Maka bijaksana, kritis, dan cerdik sangat diperlukan dalam beragama.
@ ImeL,
Terima kasih atas tanggapannya.
Waktu itu kan Mohamad sudah dianggap “suci”. Kitab suci Al-Qur’an pun sudah ditulis.
Tapi bagaimana kok orang “suci” yang pasti pintar, mempunyai nalar, dsb, Mohamad melewati “garis merah” yaitu berhubungan sex dengan anak perempuan kecil yang berumur 9 tahun? Terus kita, umat muslim, disuruh mencontohi dia?
Terus kalau Mohamad (54 tahun) bisa berhubungan sex dengan gadis yang berumur 9 tahun (perbuatan sangat tercela dan menjijikkan), bagaimana dengan “wahyu” yang didapatkannya yang ditulis di Al-Qur’an?
kepada semua pembaca hati-hati kepada provokator yang menghasut kita, mereka terus menghina agama kita dengan berdasar hanya akal tanpa pikiran. mereka merasa sok cukup dengan akal tanpa memakai agama, mereka bilang kitab kita hanya untuk zaman dulu. nabi kita hanya orang biasa yang biasa saja. sekali lagi ingat mereka hanya provokator contohnya ya SALEH AZIS yang gak mau beragama.
saleh aziz yth:
nt muslim kagak ? ? ?klo muslim yg beneran dech, jngn untuk lawak2, klo agama dirasionalkan gak bakalan ktmu, malah gak bisa diamalkan, coba aja nt setelah wudhu e kentut, ngapa gak tmpt keluarnya yg di wudhuni lagi????nt pernah wudhu gak??? udh deh, mumpung puasa semptin ngaji qur’an & hadis,dg bacaan, makna, keterangan & difahami, diresapi, IA nt gak mabok lagi…
Membaca komentar Saleh Aziz, saya terkejut sekali. Ini orang “cari lawan banget”. Merendahkan agama orang lain, dan menghina nabi orang Islam.
Maka terkutuklah engkau yang mengaku bernama Saleh Aziz……
Jangan-jangan emaknya si Saleh pelacur……
Mengenai kemunduruan manusia Jawa….ya….apaboleh buatlah…mas….. sampeyan ‘kan penganut paham “Sabdo Pandito Ratu”…..
Kalau rajanya bilang masuk comberan….ya…sampeyan masuk comberan……makanya sampeyan mundur. Perasaan dari dulu undah mundur kok. Lawan Belanda keok, karena para rajanya pro-belanda. Kok sekarang kalian menyalahkan bangsa Arab….?.
Jangan salahkan bangsa lain….salahkan diri sendiri yg memang enggak pada mau maju….
hm… tapi tetap mencintai Nabi Muhammad SAW saya ini. Meski bagaimana…
^_^
Yah, mau bagaimana lagi?
Mengenai itu, saya pikir itu masalah perbedaan budaya yg begitu jauh dan perubahan opini yg tentu sangat berbeda apresiasinya.
Insya Allah
* sdg tak enak ati saya ini
owh, ttg R*** insya Allah sudah selesai dengan baik kok.
Cuma kenangan masa lalu
* ini kalau orangnya baca, bs sedih kali lho… hehehe
Saat ini, Indonesia mengalami krisis multi-dimensi. Sedangkan sebagian besar dari krisis ini disebabkan oleh agama.
Agama Islam adalah agama dari rumpun Abrahamik seperti halnya Kristen dan Yahudi. Ketiga agama ini menanamkan kebencian, permusuhan dan kekerasan sepanjang massa.
Penduduk Indonesia adalah 60% berada di Jawa. Jadi kekuatan ada di Jawa. Kalau orang jawa segera meninggalkan agama rumpun abrahamik dan kembali kepada Kepercayaan asli, maka sebagian besar dari krisis ini akan hilang dan Indonesia akan seketika sembuh dari krisis ini.
Indonesia adalah negara besar, kaya dengan sumber alam. Indonesia tidak berhak mempunyai nasib yang sepuruk ini.
Assalaamu’alaikum.
Saya sangat setuju dengan poligami.
Saya mempunyai seorang teman yang sudah mempunyai seorang istri + 2 anak. Dia mau tidur seranjang dengan gadis yang berumur 9 tahun. Gadis ini adalah anak dari seorang teman akrabnya. Teman saya ini mau mencontohi Nabi Muhammad SAW.
Teman saya ini mengetahui bahwa gadis tsb bukan milik ayahnya, melainkan milik Alloh.
Pertanyaan saya: Berhakkah si Ayah menolak permintaan teman saya ini? Apakah si ayah akan masuk neraka karena menolak ajaran Nabi Muhammad SAW?
Terima kasih atas pertolongannya untuk menjawab pertanyaan ini.
Assalaamu’alaikum.
Saya menemukan posting yang sangat menarik tentang: Doktrin-Doktrin Yang Kurang Perlu dalam Islam. Ini link-nya: http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=1312
Selamat membaca dan terima kasih,
Wassalam
Quran dulu dibuat waktu jaman perang. Ayat-ayatnya hanya berlaku untuk situasi saat itu.
Cilakanya, orang-orang yang membuat ayat-ayat Quran itu tidak memikirkan bahwa kehidupan manusia dan tata sosial masyarakat selalu berubah.
Hasilnya, disamping ayat-ayat quran mengandung banyak kesalahan tata bahasa, ayat-ayat ini makin tidak relevan untuk kehidupan umat.
Jadi musuh utama bagi Quran adalah WAKTU.
Mengucapkan “Selamat Natal” kepada umat nasrani adalah haram.
Adapun hal-hal lainnya yang haram bagi umat muslim adalah:
• makan mie instant => karena temuan oran Cina
• memakai pakaian tekstil => karena ditemukan oleh Kristiani
• makan nasi => karena berasal dari Cina
• memakai kendaraan bermotor => karena temuan bangsa Kristiani
• mengikuti ajaran Wali Songo => karena semuanya orang Cina
• menggunakan listrik => karena temuan bangsa Kristiani
• menggunakan komputer => karena temuan bangsa Kristiani
• menggunakan internet => karena temuan bangsa Kristiani
• kiblat mengarah ke Mekah => karena itu penyembahan berhala
• naik haji => karena itu penyembahan berhala
• menganggap buku al-qur’an suci => karena itu penyembahan berhala
• mengelilingi ka’bah 7 kali => karena itu penyembahan berhala
• sholat 5 kali sehari => karena ini penyembahan berhala
• mempercayai surga, neraka & akhirat => semuanya ini adalah berhala
Bagaimana dengan saudara-saudara kita umat muslim yang membela Islam dengan merusak tempat-tempat ibadah umat lain, tapi mereka memakai pakaian tekstil dan mengendarai kendaraan bermotor? Sedangkan tekstil dan kendaraan bermotor adalah temuan dan teknologi bangsa Nasrani.
Bagaimana dengan saudara-saudara kita umat muslim yang membela Islam dengan meledakkan bom untuk membunuh umat lain? Sedangkan bom itu adalah temuan orang Yahudi.
Memang satu-satunya agama yang dibela oleh pemerintah adalah agama Islam.
Sikap pemerintah seperti ini sangat berbahaya.
Resikonya adalah:
Bagi umat Islam yang anti pemerintah, hal ini adalah peluang yang sangat bagus untuk menentang pemerintah. Umat muslim tidak usah menunggu pemilihan umum untuk menentang pemerintah yang sekarang.
Kalau umat muslim mau menentang pemerintah yang sekarang, cukup dengan meinggalkan agama Islam untuk memeluk agama lain selain Islam. Meninggalkan agama Islam berarti anti pemerintah yang sekarang. Reaksi ini lebih ampuh dari pada menyoblos di pemilu. Hasil penghitungan suara di pemilihan umum bisa direkayasa dan dicurangi. Tetapi meninggalkan agama Islam ke agama lain adalah reaksi yang tidak bisa dikontrol oleh pemerintah. Dan pemerintah nanti hanya bisa gigit jari.
Inilah resiko yang dihadapi oleh pemerintah yang kerjanya hanya membela agama Islam.
Organisasi-organisasi muslim yang bringas didukung oleh oknum-oknum kepolisian & aparat keamanan pemerintah.
Sudah sering terjadi pengerusakan rumah-rumah ibadah umat lain, sweeping, fatwa-fatwa dan kekerasan lainnya yang dilakukan oleh organisasi muslim terhadap umat agama lain. Sedangkan sebagian dari para preman ini adalah anggota polisi dan aparat keamanan lainnya yang berpakaian sipil. Pemerintah juga bersikap seolah-oleh memberi semangat kepada preman-preman ini sehingga mereka merasa berada di atas hukum apapun yang berlaku di negara Indonesia.
Juga anggota polisi pada umumnya hanya menonton para preman yang melakukan pengerusakan & sweeping. Anggota polisi malah melindungi oknum-oknum yang berkelakuan bringas itu.
Sedangkan polisi dan aparat keamanan pemerintah seharusnya melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, kepercayaan, suku, dsb.
Kita yakin bahwa ada umat muslim yang tidak mentolerir dan tidak setuju dengan kelakuan polisi dan aparat keamanan yang secara terang-terangan memihak kepada golongan mayoritas.
Tetapi, pemerintah tidak menyadari bahwa walaupun polisi dan aparat keamanan mempunyai senjada api, rakyat jelata (masyarakat muslim yang kurang simpati terhadap polisi) mumpunyai senjata yang jauh lebih ampuh dari pada senjadi api. Sejata yang ampuh ini adalah agama.
Masyarakat muslim yang tidak simpati terhadap tindakan polisi yang memihak ini bisa mengeluarkan reaksi yaitu mereka bisa meninggalkan agama Islam. Mereka bisa mengalih ke agama lain. Kalau hal ini terjadi/sedang terjadi, maka senjadi api polisi itu tidak ada artinya.
MUSUH ISLAM ADALAH ALQUR’AN
Kita mengetahui bahwa tujuan memaluk suatu agama (agama apapun) adalah untuk membuat umatnya menjadi teguh batiniah. Kuat tak tergoncangkan.
Sedangkan Alqur’an merupakan musuh yang paling berbahaya terhadap agama Islam. Alqur’an membelenggu umat muslim supaya menjadi lemah, mudah diadu-domba dan mudah dihasut.
Buktinya, umat muslim saat ini sangat lemah. Melihat kartoon Nabi Muhammad saja sudah bingung kesurupan. Melihat kepercayaan-kepercayaan lain juga umat muslim menjadi sakit. Umat muslim mudah diadu-domba sehingga mengeluarkan fatwa-fatwa bringas, merusak tempat-tempat ibadah umat yang beragama lain, sweeping, dan melakukan kekerasan-kekerasan ala jaman kegelapan.
Semuanya itu adalah hasil dari penghayatan Alqur’an. Alqur’an sedang melemahkan dan merusak jiwa dan prilaku umat muslim.
Jadi musuh utama bagi Islam adalah Alqur’an.
Buat yang sudah memberi koment di forum ini, satu hal yang mau saya pesan, bahwa; otak2 anda yang berilian tsb (kalo anda semua percaya pada Tuhan yg Maha Pencipta, termasuk otak2 anda) akan meledak karena kreativitasnya yg diluar batas. Anda bukannya mensyukuri telah diberi anugerah otak yang cerdas, malah otak tersebut digunakan untuk menghujah sang Pencipta. Spt Tn Zulkifly yg tdk terima kalo mengucapkan selamat natal itu haram. Mgkn beliau tdk mengetahui asal-usul timbulnya fatwa tsb. Atau kenapa babi diharamkan? pdhl katanya semua yg ada di bumi utk kesejahteraan manusia. Lalu apa bedanya dng buah Quldi? Tapi sudahlah…, saya senang melihat keberagaman manusia jaman skrg yg menentang kebenaran islam, ternyata mmg btl2 ada, bkn hanya khayalan, paranoid atau dongeng dlm alQuran, bhw; musuh2 isalm tdk akan tenang sblm kalian mengikuti jalan mereka. Mumpung saya masih hidup, anda2 semua menjadi pelengkap bagi wawasan dan keimanan saya ttg islam. terima kasih buat semuanya. Percayalah, kita akan menanggung semua yg kita perbuat selama kita hidup di dunia ini.
http://dudung.net/index.php?naon=depan&action=detail&id=930&cat=3
Buat yg kurang yaqin ttg nabi Muhammad & AlQuran, baca/klik website diatas, judul artikelnya : Bulan pernah terbelah?
sebelumnya afwan banget untuk tidak menanggapi koment di sini, sebagaai pemilik site ini saya merasa bertanggung jawab atas semua koment yang masuk, dan kebanyakan menunderestimated Islam. yups sekarang angkat bicara
#hati nurani21: Allohu Akbar!! bukan arab yang menang, tapi Islamlah yang menang, karena Islam adalah rahmatan Lil ‘alamin, bukan hanya kebudayaan jawa yang akan tergeser melainkan semua budaya yang akan tergeser, bila budaya itu ga sesuai dengan budaya Islam, nantikan itu! karena beginilah hakikat dakwah, menyeru kepada tuhanNya yang Mulia nan Agung, dengan hikmah dan pelajaran yang baik…
# saleh aziz: Segeralah mengaca bung! Antum terlalu picik untuk melontarkan kalimat yang ga bermutu. Semoga Alloh yang maha membuka pintu hati, membuka pintu hati anda dan memberinya seberkas cahaya semoga anda bisa tobat, karena saya yakin anda bukan seorang muslim, melainkan orang yang membenci muslim.
# Emerde ; dunia baru Islam telah muncul, resapi pahami dan pelajari.Semoga Alloh akan sellau menjaga hidayah yang kita miliki ya, karena ternyata hidayah itu sangat indah dan jarang orang yang diberi keindahan itu.. dan bahkan kehilangan hidayah itu
# Ridwan azari: saya hanya ketawa dengan pendapat anda. Lucu aje! ga masuk akal banget… apakah anda seorang pelawak??? Islam adalah agama yang damai, dalam kaidah Islam, perang pun diatur, tidka boleh membunuh wanita dan anak-anak, tidak boleh memotong pohon, tidak boleh membakar binatang, tidak boleh menyakiti orang tua dan anak-anak, tidak boleh membunuh binatang yang tidak digunakan sebagai alat perang, adanya strategi dan pemberitahuan penyerangan. Agama mana yang semulia ini, bahkan dalam kondisi perang sekalipun diatur sedemian rupa indahnya. subhanalloh.. untuk Nabi Muhammad yang begitu tabah dalam menjalani semua uji, dan saya ingin sekali seperti beliaau… ucapan anda hanyalah sebuah isapan jempol saja.
# Solihin: Ini adalah pertanyaan yang lucu tapi bodoh! Sebenarnya anda ingin mengajukan pertanyaan ini bukan karena untuk menemukan jawabannya khan? tapi untuk mencerca dan menghina. Baiklah saya jawab, katakan pada temen anda tersebut, klo istri nya itu juga milik Alloh.. silahkan dibuang saja ke laut.. toh itu juga milik Alloh.. atau anaknya masukin aja ke sumur buaya,..toh itu juga milik Alloh. Memang semua adalah milik Alloh tak terkecuali nyawa yang membuat jasad kita bisa bergerak, tapi ada kaidah penjagaan (amanah) terhadapnya. Semua yang Alloh beri ke kita adalah amanah yang harus dijaga, dijaga kesuciannya, harta yang kita miliki pun disuruh untuk dibersihkan dengan cara zakat, anak-anak kita pun disuruh untuk membersihkan dengan cara zakat fitrah, rumah kita pun punya hak untuk dibersihkan. dan bahkan diri kita pun berhak untuk dibersihkan dengan isyak kan tobat kepadaNya.
# Ramli rais ; sepertinya anda salah masuk threat ya bung!
# Resist: Parah ni anak, ga tahu yang benar koq berani nyeplak n mangap… Al-qur’an adalah lantunan keindahan abadi yang kekal sepanjang zaman.. Tiada seorang pujangga dan penyair manapun yang bisa menanggapi indah dan kesejukkan saat membacanya, ketenangan dan menemukan obat dalam setiap huruf yang terlafadzkan… Semua terasa sempurna.. Mungkin akal anda yang ga nyampe untuk mengetahui keindahan Qur’an dan semoga Alloh memberi anda kesempatan merasakan keindahan itu sebelum mata anda tertutup untuk selamanya.
# zulfiki bin taha; Pelajari Islam lagi ya … yang anda sebutkan aneh banget.. analisa dari seorang yang masih jahil berIslam walau saya sendiri belum juga banyak tahu tentang Islam.. mari kita sama -sama belajar. Yang diharamkan dalam beragama aadalah.
1. Untuk urusan aqidah yang jelas melanggar Qur’an dan sunnah
2. Untuk masalah ibadah yang tidak sesuai dengan Qur’an dan sunnah
Selain kedua itu, urusan muamalah adalah keahlian kita, dan Islam ini adalah agama yang syumul ( menyeluruh) dalam aspek yang anda tinjau diatas jelas semuanya salah kaprah, kmai umat Islam diperbolehkan untuk meniru kebudayaan dan temuan bangsa lain yang itu berguna bagi kehidupan kami, batasanya nya gimana? coba anda kaji sendiri, saya yakin anda dengan cepat menemukan kesalahan anda. Selamat belajar…
# Khoirun abu baker: sadar bung! jangan ngelindur sambil nulis.. tulisan anda ga bisa dipertanggungjawabkan. Bangun oey.. matahari sudah meninggi hehheheh… kasihan banget ne anak..
# Jhon ; Selamat berjuang sahabatku, semoga Alloh memudahkan langkah kita untuk berdakwah, hingga orang-orang seperti diatas munddur dengan sendirinya. Allohu Akbar!!!!!!!
Saya sangat setuju dengan wardah el shafa.
Poligami dihalalkan dalam Islam. Kenapa orang pada repot-repot? Orang-orang yang menolak kehalalan poligami adalah orang-orang yang kafir. Mereka akan pasti tidak masuk surga. Mereka masuk neraka dengan api yang membara.
Untunglah kita lahir sebagai laki-laki muslim. Kita sudah dijamin masuk surga dengan menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW. Kita akan dikelilingi oleh banyak bidadari di surga.
Yang penting kita di akherat nanti. Para bidadari sedang menunggu laki-laki muslim. Wanita-wanita di dunia semuanya tidak ada nilainya. Dipoligami saja mereka. Kalau ada wanita yang berani macam-macam di ranjang, kita pukul saja mereka seperti yang disarankan oleh kitab suci Al-qur’an. Yang penting memukul wanita adalah dihalalkan oleh kitab suci Al-Qur’an.
Orang-orang yang mengeritik poligami adalah orang-orang kafir yang iri hati melihat keuntungan yang diberikan oleh Allah kepada laki-laki muslim. Itu kesalahan mereka sendiri. Mereka sakit hati melihat kita laki-laki muslim diuntungkan oleh Allah. Kenapa tidak pilih saja agama yang menguntungkan laki-laki? Wanita jangan terlalu dihargai. Wanita adalah sampah dunia. Makanya Al-Qur’an menetapkan bahwa laki-laki muslim saja yang akan dikelilingi bidadari di surga. Sedangkan wanita akan tidak mendapatkan apa-apa di surga. Itupun kalau mereka berhak masuk surga.
Inilah keunggulan kita menjadi muslim laki-laki.
Allohu Akbar!!!!!!!
# Solihin : Hheheh lucu tapi bego.. [maaph] Kentara banget cowok kayak dirimu, ga paham agam tapi ngaku nya paham, menyalah gunakan kepehaman dalam agama hukumnya dosa. Belajar sana duluw, ga malu apa.. ngomong panjang lebar ga berdalil, ber argumen aja, argumen aja salah besar.
Walaupun poligami dihalalkan dalam Islam, tapi ada syaratnya cowok itu harus adil. Dan Cowok muslim akan dijamin masuk surga klo ia bisa membahagiakan istrinya dan memperlakukakan istrinya dengan baik, buka QS Annisa. Selain itu juga suami punya kewajiban dobel karena istrinya 2, otomatis keluarga nya jadi banyak, so ia harus bisa menjaga keluarga nya dari siksa api neraka Buka QS At Tahrim : 6. Ga hanya itu kewajiban mendidik anak mencukupi segala kebutuhannya ya cowok. Klo ga bisa berbuat adil kepada ke dua istrinya, klo ia bisa masuk surga dalam keadaan pincang. Mau lo masuk surga tapi kakinya pincang?!!!?
Mengenai bidadari, Alloh itu maha indah dan maha Adil sekaligus maha penyayang, ia berbicara dengan bahasa yang tidak bisa pikirkan dengan akal kita, di Surga disana ada sungai yang berisi khomer madu, es sirup, apa berarti di surga ada pabrik alkohol?, apa berarti di surga banyak lebahnya? Toh ketika Alloh menjanjikan akan mendampingi cowok muslim dengan bidadari, pun juga ia akan memperlakukan cewek muslim yang taat dengan seperti ini juga. Coba lagi cek lafadz bahasa arabnya menyebutkan 2 kategori sekaligus cewek n cowok muslim.
Hahha.. lucu tapi bego..
LAGI-LAGI OKNUM POLRI YANG DI FPI MELAKUKAN KEBRINGASAN
Wah ! Lagi terjadi kekerasan a la jaman kegelapan.
Seharusnya bukan FPI yang dilarang di Indonesia, malah Islam seharusnya dilarang di Nusantara karena idiologi ini hanya menyulut kebencian dan membuat keonaran, kerusuhan, anarki yang membuat masyarakat Indonesia resah.
Buat solihin n rustan zali:
gue heran banget ama ente bedua. knapa pake nama yg berbau islam/arab sech? mau nunjukin bhw org2 islam itu kayak ente bedua, getoh? kuno! n njijik’in deh kalian! memang, di masjid2 sering ada org kehilangan sandal, tapi kan bukan ajarannya yg salah.., tapi oknumnya boeng! islam mengajarkan untuk menghormati tempat beribadah, lepas sandal/sepatu kalo mau masuk ke masjid/musholla. kalo ilang, ya…, itu cobaan dari Allah lewat oknum2 islam tsb. tapi.., kalo di agama lain, ma’af.., misal : kristen, apa ada sandal/sepatu ilang? gak ada kan? apa berarti gak ada oknum di sana? tapi jangan heran kalo di dalam gereja ada bau tai kucing/anjing. krn mgkn ada salah satu/dua jemaatnya yg nginjak kotoran, dan masuk ke gereja, sandal/sepatunya gak dilepas. piye?
tapi, kalo menurut saya loh.., apa yg Rasulullah SAW ucapkan pada saat syaidinah Ali bin Abi Thalib hendak mempologami Siti Fatimah; -bhw beliau akan merasa sakit, jika buah hatinya(fatimah) tersakiti- bisa dibuat rujukan. Intinya; Rasullullah aja tidak setuju berpoligami, maka.. seyogyanya kita umatnya janganlah berpoligami. jangan samakan poligaminya beliau dng apa yg sdh dilakukan umatnya pd jaman skrg. Beliau berpoligami bukan atas dasar nafsu, atau untuk menghindari zinah. Melainkan untuk ibadah dan menyantuni/melindungi para janda2 yg suaminya gugur sebagai syuhada di medan perang. Jauh sekali niat beliau dng niat para laki2 jaman skrg, yg cuma ngambil kulitnya saja. Saya, Jhon, laki2; gak setuju dng “poligami”, krn itu sangat menyakiti pihak wanita. kecuali…, itu atas permintaan/saran yg sangat dari pihak wanita, krn dia tdk mampu memberikan keturunan pd sang laki2 pasangannya. dmkn. tx.
lagi pula, apa kita2 yg hidup jaman jauh setelah Rasulullah SAW wafat mengaku lebih mencintai dan mematuhi Rasulullah SAW dibanding para sahabat2 beliau ? (Abu bakar sidik RA, Umar bin Khatab RA. Ali bin Abu Tholib, Ustman bin Affan). Mereka para sahabat sangat tunduk dan patuh pada Rasulullah SAW dan berusaha meniru semua perbuatan dan tingkah laku Rasulullah SAW. Tapi herannya.., mengapa tidak ada satupun dari mereka yg berpoligami? (tanya mengapa..?) Baik semasa Rasulullah masih hidup maupun setelah wafatnya beliau. Kalau memang poligami merupakan hal yg dianjurkan oleh Rasulullah SAW, tentunya para sahabat akan berlomba2 utk berpoligami. toh dari segi kemampuan baik segi materi maupun non-materi, mrk mampu. Ingat…, mereka adalah para khalifah, yg pada saat itu adalah pemimpin yg plg berkuasa.
????????? barangkali ada yg bisa menjawab atau berkomentar atas pendapat saya ini? Tx.
# Rustan Zali : Ga semua Orang Islam itu behaluan keras om!Kami mengaui yang dilaukan teman teman FPI memang tidak baik karena mungkin termakan emosi, diambil ibrohnya saja.
# Jhon : afwan, pendapat yang anda tanyakan itu berdasar ga ya? antau cuma ro’yu atau pndapat saja .
buat mbak Imel, kan komen saya berbunyi “tapi, kalo menurut pendapat saya loh.., dst”. Itu artinya..ya menurut pendapat daan keyakinan saya sampai saat ini. makanya saya mohon tanggapan dari yang lebih tahu, kalo mgkn saya salah, kan bisa dirubah cara pandang yang salah tsb. Tul? tx.
tambahan buat mbak Imel, pendapat saya itu, tentunya berdasarkan apa2 yg saya ketahui, baik lewat bacaan2 atau mendengar dari org lain, semisal; saya tidak pernah mendapat cerita ttg sahabat nabi SAW yang 4 tsb mempunyai istri lebih dari 1. Tapi, kalo ada yg tahu lebih ttg para sahabat ternyata ada yg beristri lebih dari 1, tolong diceritakan kepada kita2. Gitu loh maksudnya mbak Imel.
waduh,,waduh.., afwan.,afwan.., ana kirain anta yg make’ nickname Imel itu cewek. abis namannya mengingatkan dng imelda, melly, jadi salah sangka deh. afwan sekali lagi ya mas Imel.
@ Imel,
Sekarang Indonesia sedang hancur, moral pada bobrok dengan korupsi. Sedangkan pemerintah hanya menghabiskan tenaga untuk menanggulangi keonaran,kerusuhan,anarki yang diakibatkan oleh agama yang umatnya hanya memekikkan nama Tuhan. Juga pemerintah sibuk mengurusi pemberangkatan umroh haji. Seharusnya pemerintah mengurusi kesejahteraan dan pendidikan rakyat. Rakyat pada mati kelaparan saat ini. Ajaran yang menghasut kebencian, kekerasan dan permusuhan seharusnya dilarang di Indonesia. Penduduk Nusantara tidak cocok dengan kebudayaan yang bejat ini seperti poligami, mengafirkan umat lain. Ini adalah ajaran kebencian, ajaran setan yang menyesatkan warga Nusantara.
#Jhon : iyah menurut pendapat saya.. iya memang ga ada juga segh sahabat nabi yang istrinya lebih dari satu, pengetahuan saya sejauh ini. ane cewek om, bukan cowok
#Ruztstan Zali : sadar om jangan ngelindur disini yak! warning dilarang ngelindur ditempat umum!
Oh..,jadi mbak Imel toh? bukan mas ya? oh ya tambahan nih mbak Imel, biar tambah yakin deh. Ada surat di Al-Qur’an yg tdk pernah jadi acuan, (tanya kenapa?). saya jg baru dapet ilmu itu. Surat itu adalah : Al Azhab ayat 50 (33:50). “Wanita yang halal dinikahi oleh Rasul s.a.w”.
50. Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri- isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, “sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin”. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Nah…, iya khan? itu khusus utk beliau Rasulullah SAW yg mulia, bukan utk semua orang mukmin. Begitu loh mbak Imel yg cantik. Mestinya mbak Imel seneng dong dng adanya ayat ini, krn mbak Imel kan perempuan normal, tah iye? Wong saya laki2 normal aja seneng kok dng adanya ayat ini. pdhl saya sdh berkeluarga loh!
satu lagi…, ternyata hadist ttg Syaidina Ali RA yg hendak berpoigami, yg saya baca/dengar dahulu tdklah lengkap. Jadi intinya kalo tdk salah; Rasulullah SAW menolak niat poligaminya Syadina Ali RA, krn wanita yg hendak dinikahi dari golongan musyrik/kafir. Utk itulah Rasulullah SAW menolak poligami tsb. Seandainya bkn dari gol musyrik.., ya wallahua’lam bi shawab. Justru itu ada hikmanya (mgkn). Agar terlihat bhw poligami adlh hal yg krg baik/terpuji.
tentang usia pernikahan Aisyah yang katanya masih berusia 9 tahun, ini hanya berdasar satu hadits dhaif yang tentu saja tidak bisa kita jadikan sandaran yang kemudian dibesar2kan oleh para orientalis utk menjelek-jelekkan rasululloh. (bisa dilihat lebih lengkap di : http://www.eramuslim.com/berita/tha/7a15195947-rasulullah-baru-poligami-usia-51-tahun-tamat.htm
ttg poligami, ada artikel yang bagus ttg poligami di : http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=113
wallahul muwaffiq, semoga bermanfaat
Poligami itu dihalalkan oleh Alquran.
Membaca Playboy dan nonton film porno pun dihalalkan oleh FPI.
Habieb Rizieq Shihab (pemimpin FPI) ternyata senang membaca majalah Playboy dan nonton VCD porno !
Bagaimana dengan orang-orang MUI ??? Pastilah mereka malah lebih parah lagi dari Rizieq Shihab yang moralnya bobrok ini.
Beginilah ulah dari orang-orang yang memekikkan nama Tuhan. Hal ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang dangkal, artifisial, sekedar formalitas, dan yang pada dasarnya membuat umatnya bermoral bobrok.
Demokrasi Haram
beberapa saat lagi bangsa indonesia akan memperingati sebuah pesta demokrasi yang luar biasa karena pada pemilu kali ini sangat berbeda dengan pemilu sebelumnya, mulai dari cara memilihnya,maupun yang dipilihnya.
berbagai persoalan timbul sejalan dengan adanya fenomena pemilu kali ini.
yang paling mengejutkan perhatian masyarakat indonesia adalah dengan beredarnya rumor di masyarakat bahwa MUI telah mengharamkan GOLPUT.
pertanyaannya adalah mengapa MUI sampai mengeluarkan fatwa seperti itu ???
apakah benar golput itu HARAM ??????
bagi kaum muslimin yang mengerti akan hal ini,tentu ia akan menertawakan rumor tersebut.
satuhal yang harus diketahui oleh kita semua adalah bahwa MUI tidak memfatwakan golput haram, tetapi MUI hanya mewajibkan memilih pemimpin yang amanah dan adil !!!!!!!.dengan katag lain, “kita haram untuk memilih pemimpin yang tidak amanah dan tidak adil terhadap yang dipimpinya”.[kan gitu]
dasarnya apa, kok bisa gitu??????
dasarnya adalah al qur’anul kariim, itu pun jika kita masih percaya terhadap al qur’an. sebagai ummat muslim tentu kita harus meyakini segala sesuatu yang terdapat pd alqur’an.karena segala sesuatu pasti ada dalam al qur’an,silahkan baca QS:Alma’idah:1-5.
lalu faktanya kaya gimana??????
mari kita lihat:
1.Fakta demokrasi
sebagaimana kita tahu bahwa demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.serta kedaulatan berada di tangan rakyat. otomatis dengan demikian apa yang menjadi suara rakyat itulah yang harus dipatuhi, dengan kata lain rakyatlah yang membuat hukum,lewat DPR. hal ini sangat bertentangan dengan al qur’an. karena yang berhak membuat hukum adalah Allah SWt. bukan DPR. kalo gitu kita telah menyekutukan Allah dong???!!!!
2.Fakta kepemimpinan
islam juga mengharuskan adanya negara yang dipimpin oleh seorang pemimpin yang harus menerapkan hukum2 islam. tapi kenyataan sekarang sangatlah berbeda karena negara indonesia tidak menerapkan syariat islam begitu juga dengan para pemimpinya, mereka lebih suka menerapkan hukum2 barat yang telah nyata bukan hukum islam.
dengan katalain di indonesia tidak ada pemimpin yang adil dan amanah(menerapkan syariat islam)
KESIMPULAN: bahwa ikuyt demokrasi itu haram…!!!…
created by abu zikra
acenkmordane@yahoo.com
BERAPAKAH TINGGI BADAN NABI MUHAMMAD SAW ?
Buat teman-teman yang ahli matematika. Saya perlu bantuan dari kalian.
Saya mau mengetahui tinggi badan Rossul SAW waktu berumur 54 tahun (waktu beliau menikahi Aysiah yang berumur 9 tahun). Rossul SAW lahir sekitar 1500 tahun yang lalu.
Kita mengetahui bahwa semakin tahun, tubuh manusia semakin tinggi. Seorang anak yang menginjak umur dewasa selalu lebih tinggi tubuhnya dari ayahnya sekitar 5 sampai 10 cm. Sedangkan, perbadaan umur antara anak dan ayah adalah sekitar 25 - 30 tahun.
Ambillah sebuah patokan yang minimal bahwa seorang anak selalu lebih tinggi dari ayahnya paling tidak 2 cm. Sedangkan perbedaan umur antara anak dan ayah, kita ambil patokan 30 tahun.
Saat ini: Tinggi badan orang dewasa di daerah Timur Tengah (Arab), kita ambil patokan 180 cm.
Kalau dilihat dari patokan-patokan di atas, berarti tubuh manusia bertambah tinggi minimal 2 cm setiap 30 tahun.
Sedangkan kita mengetahui bahwa Rossul SAW lahir 1500 tahun yang lalu. Berarti kita yakin bahwa tubuh Rossul SAW.
Selisih ukuran badan Rossul SAW adalah (1500 dibagi 30 ), kemudian hasilnya dikalikan 2 cm. Hasilnya adalah 100 cm (lebih pendek dari sekarang).
Kalau rata-rata orang dewasa di Timur Tengah mempunyai tubuh setinggi 180 cm, maka tinggi tubuh Rossul SAW pada saat itu adalah (180 cm dikurangi 100 cm) = 80 cm.
Jadi Rossul SAW mempunyai tubuh setinggi 80 cm.
Berarti kita yakin bahwa tubuh Rossul Nabi Muhammad SAW pada saat itu (1500 tahun yang lalu) berukuran sangat pendek, yaitu sekitar 80 cm.
Maha Suci Allah yang telah memilih Muhammad sebagai nabinya, keselamatan dan rahmat untuk Muhammad dan keluarganya. Maha Kuasa Allah yang telah menciptakan manusia berbangsa-bangsa, untuk saling mengenal dan bekerjasama dalam kebaikan, bukan untuk saling mencaci dan menghina, bangsa Arab, Jawa, India, China,Indian,yang di Eropa, Afrika, Australia, semua sama mulianya sebagai manusia, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan untuk saling melengkapi dalam membangun dunia yang sejahtera bagi semua umat manusia. Bagi yang suka mencaci dialah yang tercaci, bagi yang suka menghina dialah yang terhina. Telah disepakati oleh semua manusia bahwa prilaku Mencaci dan menghina adalah buruk. Jangan sekali-kali bagi kita muslim mengikut prilaku buruk tersebut karena ingin membalas cacian dan hinaan tersebut, kemuliaan Islam tidak berubah dengan cacian dan hinaan.