2006

Poligami Oh Poligami

Kaum Adam bicara tentang poligami, baca disini!

Baru-baru ini Indonesia khususnya daerah Jawa Barat dihebohkan dengan berita Aa Gym menikah kembali (baca poligami). Tidak sedikt dari masyarakat bereaksi terutama kaum hawa, terlebih komunitas ibu-ibu.

Perdebatan perihal poligami sebenarnya bukanlah hal yang baru. Pada tahun 1937, seorang cendikiawan muslim Indonesia bernama Mr. Yusuf Wibisono, menulis sebuah buku berjudul “Monogami atau Poligami”:Masalah Sepanjang Masa. Aslinya buku ini ditulis dalam bahasa Belanda dan diterjemahkan oleh Soemantri Mertodipuro pada tahun 1954.

Mr. Yusuf wibisono memberikan bukti-bukti ilmiah tentang keunggulan pandangan Islam yang membuka pintu poligami dengan syarat2x tertentu. Sistem ini merupakan “jalan tengah” dari sistem perkawinan kuno yagn tidak memberi batasan pologami atau sistem barat yang menutup pintu poligami sama sekali. Dalam pengantarnya untuk edisi Indonesia tahun 1980 Yusuf wibisono menulis, ” Saya rasa umat manusia akhirnya akan dihadapkan kepada dua pilihan yang tidak bisa dihindari yakni poligami legal dan poligami tidak legal (gelap -baca pelacuran atau perselingkuhan/hubungan tidak syah)”.

Seorang ilmuwan berkebangsaan Perancis, Georges Anquetil, pakar ilmu sosiologi. Menulis buku setebal 460 halaman, berjudul “La Maitresse Legimitime”. Beliau mengatakan “Poligami akan memungkinkan berjuta-juta wanita melaksanakan haknya akan kecintaan dan keibuaan, yang kalau tidak akan terpaksa hidup tak bersama karena sistem monogami.”

Yusuf Wibisono dalam bukunya mengutip tulisan seorang ilmuwan Leonard, yang menulis, ” In a great measure polygamy is much more a theoretical than a pratical institution. Not one on twenty Moslems has even two wives. In any case it so not the proper and legitimate practice of polygamy, but in the abuse of it that the evil lies. ( Pada umumnya poligami lebih merupakan lembaga teoritis daripada praktis. Tidak ada satu dari dua puluh orang Islam beristri bahkan lebih dari seorang. Setidak-tidaknya keburukannya tak terletak dalam berpoligami menurut hukum. Akan tetapi dalam penyalahgunaan poligami).”

Bagi kamu laki-laki sendiri sepatutnya tidak bisa semena-mena ber-apologi dengan nash untuk melegalkan “keinginannya”. Setidaknya yang patut diketahui bagi kamu adam bahwasanya poligami sendiri bukanlah semata-mata hak bagi mereka. Namun ada melekat juga tanggung jawab dunia dan akhirat. Selain dituntut berlaku adil secara materi, juga dituntut untuk menjaga seluruh keluarganya dari api neraka. Tentu saja menjaga 4 istri lebih berat ketimbang menjaga 1 istri. Menjga 20 anak lebih berat ketimbang menjaga 2 anak.

Karena itu bagi seorang yang memeiliki pandangan berdimensi akhirat poligami adalah suatu hal yang berat, Suatu hal yang memerlukan pemikiran serius sebelum memperaktekannya. Islam membuka jalan, dan tidak menutup jalan. Islam adalah agama “washotiyah”, yang tidak bersifat ekstrim. Tidak melarang poligami sama sekali dan juga tidak membebaskannya sama sekali.

wallahu a’lam bi showab
(Dicontek dari berbagai literatur^_^)

oleh Tiar

Arisan Keluarga

Ahad, hari yang menegangkan bagiku. Bukan berarti apa-apa, setiapa ahad selalu saja ada agenda yang harus dilaksanakan, ga bisa ditangguhkan. Pernah suatu ahad tanpa ada agenda sama sekali, sepi!. Ga ada asyiknya klo cuman di kost nongkrongin si khondaq. Ngobrek-ngobrek baju di almari dan beresin kamar. wagh benar-benar ahad yang ga seru.

Sama sperti ahad-ahad sebelumnya, lebih dari 1 acara yang merebut jatah perhatianku daripada hal yang lain.

Pulkam, itulah keputusanku, untuk 2 bulan waktu yang teramat lama untuk ditahan. Arisan keluarga, heh siapa bilang yang suka arian cuman ibu-ibu saja. Arisan yang ini jelas beda, banyak yang anak mudanya. Arisan untuk menyatukan satu trah Hasan Wirobrojo (bukan hasan Al bana! :p). Pengumpulan keluarga besar dari ayah mulai dari kakek buyutnya kakek buyutku. Trah ini lumayan gedhe anggota keluarganya hampir 200 orang. Kebetulan sekali yang digunakan untuk melangsungkan hajatan arisan ini di gubug reot kami. Ceritanya, bulan lalu keluarga kami yang “nembus” arisan. So, aturan mainnya rumah si penembus arisan digunakan sebagai hajatan arisan. Sebenarnya uang tembusan itu sendiri jelas ga tuntas untuk membiayai pengeluaran untuk hajatan ini, tetapi disitulah nilai lebihnya.

“Saling bersilaturahmilah kalian sehinga alloh akan memberikan umur yang panjang.”

Umur yang panjang? Bukannya umur sudah ditentukan? maksudnya begini (niru gaya bicarane sopo kiy) 4jJi akan memberikan kemanfaatan dan kebermaknanya usia kita, jika engkau merasa waktumu terasa sangat panjang tetapi tanpa perubahan yang berarti sehingga hal itu ga punya nilai lebih mungkin karena kurangnya silaturahmi. Hikmah yang kedua orang yang rajin silaturahmi akan dipermudah rezekinya, makin banyak koneksi makin bagus (sambil acungin jempol, mirip gaya indra birowo :P).

Masak besar, bersih-bersih rumah, rewangan besar.
Rewangan, suatu adat gotong royong melakukan pekerjaan secara bersama-sama. Umi + abi ngundang tetangga untuk ngrewangi acara kami, rame banget. Menu hari ini adalah bla,bla, bla, dan bla, bla. umi nyusun resep. Si Imel cuman manggut-manggut wae.

” Mel, ngrewangi sing endi ” ( Mel, mau bantu yang mana ) kata si umi.

” Waduw,.. goreng krupuk kaliyan goreng brambang mawon nggih mi.. ” disambut tawa tamu yang lain. Malu bener ini muka. Mau gimana lagi, inilah resiko anak kost, ga pernah masak-masak besar. Dengan berbagai warna bumbu pawon yang ga ku mengerti, apalagi klo di pasangkan dengan simbah-simbah bisa bikin si Imel mati kutu. Ntar di ceramahin dari A-Z bahkan sampai balik ke A lagi.

Simba-simbah inilah yang membuatku males untuk ngrewangi di tempat tetanggaku yang lain, apalagi hajatan nikahan atau hajatan besar yang lain. Musti ini musti itulah! Kalau boleh dibilang, makin tua makin perfectionis masaknya. ( maaph ye mbah.. )

Akhirnya dengan perjuangan satu malam, gorengan krupuk dan aktivitas goreng menggoreng selesai sudah. Seperti nya cukup, 3 kantong gedhe plastik. Agh.. sepertinya ini gorengan terbanyak yang pernah aku goreng (:D). Dengan hasil try n error gorengan pertama yang meliuk-liuk ra genah blas krupuknya, tetapi setelah beberapa kali mulai kelihatan bagusnya. Makin banyak latihan makin bagus hasilnya Mel.. so banyak berlatihlah, tak terkecuali soal kuantum tuch..(:D kata temenku yang lain)

Seusai bada dzuhur mulai lah tamu-tamu berdatangan. Sampai-sampai tetangga nyletuk, ” mbak Mel ini masih arisan keluarga tho, belum nikahan khan..???”.

” Ya iyalah bu.. ” (dongkol dibuat ibu yang satu ini, dari tadi bahasannya itu mulu..!)

Si Hafidz (Adekku Cerr) belum kelihatan juga batang hidungnya, ini anak malah ikut bedah buku, “Siapa Teroris Siapa Khawarij” Di GOR Manahan. Piye tho de’ .. disini sangat repot malah pergi dari rumah, omel si Umi.

Thet, thet ..Dendes !

Arisan dimulai dengan pengajian keluarga, entah kenapa si ustadznya jawani banget, sampai aku ga dong apa yang dibicarakannya. TP TP itulah inti acara ini, ternyata satu trah ini banyak sekali yang kukenal. Ya waktu yang tepat untuk ta’aruf. Ehm sehabis acara dan makan besar selesai , dibuka lotre arisannya. Riuh sekali ternyata yang nembus, bersamaan dengan keluarga itu menikahkah putrinya, ” Wagh sekalian jagong manten ” bisik yang lain.

Pulang, tetamu akhirnya pulang. Kini yang menumpuk bukan makanan lagi, melainkan cucian, gelas dan piring, mangkok es, dandang dan sak bolo bolone adalah peminjaman ke perkumpulan pemuda-pemuda desa yang harus dikembalikan hari itu juga. hayo ngebut cuci piring. Sungguh melelahkan!

Di sudut ruang yang lain, kumelihat si Hafidz udah tidur di sofa, ini anak datangnya kapan?. Begitu melihatku ia berjalan ke arahku dan menyalamiku, waduw adekku sudah tinggi sekali dirimu, kangen juga rasanya (lawong adek sendiri). Herannya yang ditanyakan padaku pertama kali bukan kabarku. Tetapi
” Gimana kondisi dakwah disana mbak..” Gubrak! Akhirnya aku mulai ngomong sambil nyuci piring segudang, ia juga menemani mencuci piring, walaupun kami berbeda fikroh (sangat berbeda!) tapi romantis euy.. Ketemu dengannya merupakan kebahagian tersendiri, kalau ga lebaran ga bisa ketemu, jarang ketemu sampai ngobrol panjang dan lebar seperti ini.

” Wa iyadzu illa billah… ..”
Entah bagaimana kelanjutannya, kita saling berdebat. Ia mengeluarkan dalil yang mungkin aku tahu matannya, tapi otomatis hafalanku jelas kalah dan ga sekeren hafalannya, lawong dia ustadz. Ehm ada rasa ketakjuban tersendiri untuknya tapi jelas tak akan mungkin aku katakan. Ya seeph kini telah kita pilih jalan sendiri-sendiri tandaskan jalanmu dan jalan kita, kendaraan kita memang berbeda, tapi semoga engkau istiqomah didalamnya. Dan kunanti engkau dan keluarga kita lagi berkumpul di jannahNya kelak. Amien…

Bergerak!

“Siapa yang mau nyetor ilmu” kata Abi seusai sholat maghrib, lagi capek capeknya pendinginan badan, udah disuruh kultum. Hayo yang dari UGM mua unjuk gigi…??? Duw gw ditembak, “lain kali aja bi..”

Gimana bisa pede ngasih kultum, wong didepanku ini lebih layak ngasih kultum, hii ngeri ntar dibabat dengan hadist dan hafalannya lagi. Heran, kenapa nyaliku mulai menciut begini.

Arisan ini bukan sekedar arisan, sore ini bisa bertemu dengamu de’ membuat kepulanganku terasa lebih berharga. Lebaran, walaupun ia juga pulkam, tapi ia menjadi sosok sibukers banget, ngurusin zakat dan rukhyah. Kalau ga gitu, semua temen -temennya diajak main ke rumah, sekitar 5- 10 orang, bayangkan! sampai-sampai kehabisan kamar tidur. Dan tentunya jatah kue lebaran :))

“Besok saya anter ye mbak pulang ke Yogyanya.” Kata si hafidz. Oke!. Dianter sampai Klaten Karangwuni. Lumayan bisa menghemat 5000 rupiah. Di sepanjang perjalanan ia mengajak ngobrol lagi tentang fikroh salafiyin dan perkembangan umat Solo pasca penangkapan Abu Bakar Baasyir. Perlu diketahui Hafidzku ini aktifis kelas tinggi (insya 4jJi!) FKAM, Barindo, Mapala,DS. Wuih.. wuih.. ini anak semangatnya. Tapi herannya ia ga mau terlibat organisasi yang ada akhwatnya, takut kena fitnah katanya. Saking isengnya, kugodain ia dengan tatapan mataku yang tajam dan agak gimana gitu, ia tersipu malu, lucu!
“Mbok, klo ngelihatin jangan seerti itu tho mbak.. kasihan yang lihat…” Kuhanya tertawa saja. Ehm ia juga anak kampus, kuliah di UMS. Ga tahu tuch lebih milih di swasta. Padahal udah keterima di UNS, klo ngelamar di UGM, ga dibolehin si abi, soale ga mau ditinggal jauh dari anaknya. Egh tapi sama saja, si hafidz juga masih ga pernah mau pulang, soale dia juga berosesi banget selesain tuh kuliah dobelnya di tahfizun qur’an ngejar sanadnya Rosululloh, SubhanaLloh. Andai ku sekeren dirimu.

Ia bilang kalau bisa hafal itu qur’an yang 30 juz selama satu malam disimak oleh hafidz (penghafal qur’an) yang sanadnay terkejar dari Rosululloh ia akan masuk sanad. Gampangane kayak sanad hadist seperti dari abu huroiroh berkata bersabda Rosululloh diriwayatkan oleh ummu aiman bla bla .. sampai kebawah. Nyampai ke Rosululloh lagi. Impian yang megah kurasa!

Yang ditunggu bus jurusan Yogya -Solo pun akhirnya tiba. Bersalaman lagi. ” Egh de’ jangan lupa nyetrika baju yang rajin, lihat tuch celana congklangmu itu udah sangat kumal gitu, jadi ikhwan ya mbok rapi! ”
Egh pesenya buwatku sangat berbeda.
” Mbak.. cepet lulus ye.. Jangan nakal di kampus, rajin QL nya.. ”

Sampai bayangannya menghilang di tikungan jalan, ia tetap mengiringi kepergianku dengan tatapan semangatnya.

Wuach.. terimakasih Robb engkau beri aku permata hati sepertinya, mampu menyejukkan hatiku walau terkadang aku malas harus jujur mengakuinya. Ganbette The FiGhTer!

Aa Gym Menikah (Lagi)

Seorang teman belari ke arah kami, segerombolan cewek, dengan sangat bersemangat waktu. Sampai di depan kami ia cuma bilang ..

” Hey AA Gym menikah lagi ..!!!!!”

Kami terbengong kepadanya, aneh bin ajaib. Ini anak kenapa?? Itu mah gosip basi, hehhe temen-temen cewek yang lain pada protes. Tiba-tiba dia bertanya ke arahku, ” Klo imel mau dimadu..??”

Wagh.. diriku hanya tersenyum geli. Ga perlu dijawab, sudah tahu kan jawabannya?. Ia langsung ngeloyor pergi, mang apa jawabanku?

Lain lagi tadi pas waktu kuliah kuantum, pak Muslim juga menghubungkan fisika kuantum dengan schrodinger equation dan squark matter nya dengan AA Gym. Nyambung ga seegh? Ga mustahil bagi seorang pak Muslim untuk menghubungkan segala sesuatu yang ga nyambung menjadi nyambung,[rumus apapun bisa nyambung di olah oleh beliau seeph :)]. Selalu ada nilai dakwah di kuliah beliau, Ehmm menyenangkan, walaupun mata kuliahnya asli poll mbengerke, ada yang berbeda di siang ini. Beliau sepertinya ga seneng atas sikap si AA yang seperti itu. Dalam mata kulaihnya dibuatlah keseimbangan Heisenberg yang pasti dan tidak pasti, dikisahkan Aa Gym adalah sesuatu yang ga pasti dan ga relevan. Waduwh.. mungkin memang sebegitu pemahamannya. engan gaya beliau yang khas penuh tawa ceria sepanjang masa, walau yang lain ga begitu ketawa, tapi bagiku itu humor yang luar biasa. Anehnya,pada ga paham terhadap apa yang ia tertawakan. Yach setiap dosen punya khas masing-masing bukan?? begitu jug adiriku dan dirimu iya tho??

Seeith.. Nunggu adzan ashar di MMS (Mushola Mipa selatan), sendiri! sambil membaca buku tentang Fremansori,terinspirasi tadi malam sehabis nonton film the da vinci code. Terdenar riuh rendah percakapn bapak Tu dan pegawai di MS (Mipa Selatan) juga membahas masalah yang sama.
” Gimana tuh Aa, apa ga punya pikiran, ia itu sebagai panutan, tapi malah begitu… ”

” Alasan yg digunakan tidak logis lagi .. ”

” Pasti anaknya juga akan sangat membencinya karena ia khan masih butuh perlindungan, sementara itu ia butuh perlindungannya sudah berganti ke orang lain. ”

Bla.. bla.. bla.. inti dari pembicaraan itu mereka MENGHUJAT Aa. Dan inipun liat forumnya Dudung nemu masalah yang sama.

www.http://forum.dudung.net/index.php/topic,21.0.html

Tujuan dari Polygami adalah :>>
1. Memperbanyak Keturunan
Sabda Rasulullah SAW:
“Bernikah-kawin-lah, berketurunanlah dan perbanyakan anak. Aku bangga dengan pengikut yang banyak di hari Qiamat.”
Jadi, meramaikan isteri adalah jalan untuk membanyakkan anak. Jika kita niat berpoligami untuk ALLAH dan menggembirakan Rasulullah, kekasih ALLAH, maka pahalanya besar.

2. Membela Perawan Tua, janda dan anak yatim
Diakhir zaman jumlah wanita lebih banyak dari laki-laki. Melalui poligami nasib wanita akan lebih ter-jaga dan sekaligus menyelamatkan mereka dari terjerumus ke lembah maksiat dan menyantuni anak yatim.

3. Menyelesaikan masalah suami sewaktu istri melahirkan, sakit dan lain-lain keuzuran.

4. Manjadi Saluran wanita untuk semakin mendekatkan dirinya pada ALLAH, antara lain :

i. Peluang wanita berkorban untuk suami
Seorang isteri yang meridhai suaminya nikah lagi berarti menghadiahkan sesuatu yang sangat istimewa kepada suaminya. Itulah hadiah yang paling besar bagi seorang laki-laki.
Ia merupakan tanda kasih sayang kepada suami, karena hadiah itu menggembirakan hati suami. Bila suami gembira dan ridho, maka ALLAH juga akan suka dan ridho dengan kita.

ii. Ujian untuk wanita
Ujian poligami adalah ujian yang paling berat bagi setiap wanita. Ia menguji sejauh mana wanita itu bisa patuh dan taat kepada perintah ALLAH ataupun tidak.

Nah, udah tahu khan? fungsi penkohan dalam Islam sudah tahu? Poligami adalah sunnah. So? ya diamalkan bagi mereka yang mampu mememnuhi kriterianya.
… Maka kawinilah
wanita-wanita (lain) yang kamu senangi :
dua, tiga, atau empat. Kemudian jika
kalian takut tidak akan dapat berlaku
adil, maka (kawinilah) seorang saja….”
[An-Nisaa : 3]

Dan jika dirinya merasa aman dari fitnah
dari isteri-isterinya dan tidak akan
menyia-nyiakan hak Allah atas dirinya
karena mereka, serta bisa menyibukkan
dalam beribadah kepada Rabb karena
mereka. Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Hai orang-orang yang beriman,
sesungguhnya di antara isteri-isterimu
dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh
bagimu, maka berhati-hatilah kamu
terhadap mereka” [At-Taghabun : 14]

Ehm.. saya jadi terigat, dahulu kala si Abi membisikkan kata-kata kepadaku tepat di telingaku. “Eh putriku sayang, gimana kalo abi nikah lagi .. ”

Sontak kuberteriak ” Ga mauuuuuuuuuuuuu….!!!! ” Sambil mencubit bahu kekar abi. Ihh ga tahu kenapa kubenci banget dengan kata-kata abi waktu itu. Hiks.. kasihan si Umi. Duwh. pokoknya ga tega!!!

Tapi itu adalah sunnah. So?? gejolak hati dari seorang hamba dari pemilik segal kelembutan. setiap aturan pada dasarnya ada hikmah yang terkandung didalamnya. engan begitu nyatanya perbedaan jumlah laki-laki dan perempuan, bukan tak mustahil nantinya saya dimadu? Wohuallohu alam, semoga kesabaran dan keikhlasan seperti teh nini menjelma dalam diriku.

Jika nantinya aku tak pencemburu, bukan berarti aku tidak mencintaimu. Intinya seperti itu..

Bangkit…

DUA POTRET YANG BERBEDA

Seorang mahasiswi, di Palestina, bulan depan akan menikah dengan seorang pemuda, persiapan telah dilakukan, namun belum sempat masa bahagia itu terlaksana, ia—mahasiswi tsb—dikabarkan syahid, ternyata dia adalah salah seorang anggota organisasi terkenal di palestina yang mencetak anggotanya menjadi seorang pelaku bom syahid, dia telah memilih kemuliaan di sisi Allah dengan mengorbankan nyawa demi membebaskan negerinya.
Seorang mahasiswi, di Indonesia, bulan depan akan wisuda, gelar kesarjanan sudah nampak di depan mata, belum sempat masa bahagia terlaksana, ia dikabarkan tewas bunuh diri karena sang pacar tak mau bertanggungjawab atas kehamilannya.

Menjadi pengamen di bus sebenarnya bukanlah cita-cita Udin, tapi apa daya, ia memilih hidup di jalanan karena ia melihat kehidupan disana, sementara bangku kuliah yang kemarin sempat di dudukinya sudah lama ditinggalkannya, bukan apa-apa, masalah biaya adalah masalah yang sampai sekarang belum sempat terpecahkannya.

Lain halnya dengan Aldin, ke kampus selalu bawa mobil, tiap hari main ke mall, malem ke diskotik, sempat tertangkap basah ketika nyabu bareng teman-teman kampusnya. Sementara orang tuanya sudah entah berapa kali mengingatkannya,..
ADA APA DENGAN PARA PEMUDA ???

PEMUDA ?? SIAPAKAH DIA ??

Hasan AlBanna pernah berkata: “Sesungguhnya sebuah pemikiran itu akan berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadanya, ikhlas dalam berjuang di jalannya, semakin bersemangat dalam merealisasikannya dan kesiapan untuk beramal dan berkorban dalam mewujudkannya. Keempat rukun ini—iman, ikhlas, semangat, dan amal) merupakan karakter yang melekat pada diri PEMUDA, karena sesungguhnya dasar keimanan itu adalah nurani yang menyala, dasar keikhlasan adalah hati yang bertaqwa, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora, dan dasar amal adalah kemauan yang kuat. Itu semua tidak terdapat kecuali pada diri para pemuda.”

Musthofa Muhammad Thahan menjelaskan tentang kekuatan pemuda:
1. Sektor pembebasan dan kemerdekaan
Pemuda adalah kemampuan, tekad, keberanian, dan kesabaran mengahdapi tantangan. dengannya ummat menghalau musuh dan mengangkat bendera kejayaannya.
2. Sektor pemikiran dan Pembentukannya
Pemuda adalah unsur kokoh yang mampu belajar keras, menguasai dan menghasilkan pemikiran serta pembaruan. Ibarat ranting yang amsih segar, kelenturannya cukup untuk terbentuknya pemikiran sekaligus mentransformasikan pemikiran tersebut kepada orang lain.
3. Sektor Iman dan Amal
Iman yang diam dan kehilangan dinamika tidak ada harganya , sedangkan keimanan pemuda selalu memunculkan energi tersembunyi yang besar dalam bentuk gerakan membina umat.
4. Sektor Perubahan
Pemuda adalah pelopor dan sarana perubahan, Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah kondisi jiwa mereka. Sedangkan pemuda memiliki kekuatan jiwa yang besar, maka perubahan yang dilakukannya pun besar.

Pemuda adalah individu yang merupakan bagian dari masyarakat, dan pemuda adalah salah satu individu pilihan yang paling banyak kontribusinya di masyarakat, paling dinamis dan paling berpengetahuan. Masyarakat dapat bangkit bersama gerakan pemuda dan masyarakat akan diam dan tertinggal jika pemuda melalaikan kewajiban dan perannya.

Selain memiliki kekuatan diatas, pemuda juga memiliki nilai strategis lain yaitu :
1.Memberi tanpa berpihak/obyektif/independen
2.Kelompok yang selalu bekerja
3.Wanita dan pria
4.Syuro tanpa sikap diktator
5.Bersifat internasional/mondial

TENTANG “OSTEOPORESIS”

Kalau memang pemuda memiliki kekuatan yang luar biasa, pertanyaannya adalah kenapa sampai saat ini umat Islam tak kunjung bangkit dari keterpurukannya??.
Bila seluruh umat Islam diibaratkan sebagai satu bentuk yang kokoh, maka pemuda adalah tulang punggungnya, pemuda adalah tulang punggung kebangkitan Islam, apa yang terjadi pada sebuah tubuh bila tulang punggungnya retak, keropos, atau bahkan patah ??
Ada diantara pemuda yang tumbuh dalam suasana bangsa yang sulit dan bergejolak, dimana kesadaran akan eksistensi diri selaku muslim dan keinginan untuk membangkitkan umat ini telah begitu kuat tertanam dalam dirinya.
Ada juga diantara para pemuda yang tumbuh dalam suasana bangsa yang bejat dan rusak, dimana para pemimpinnya tak mampu mensejahterakan rakyatnya, ketimpangan sosial begitu menganga, pengaruh barat telah merasuk hebat, gaya hidup yang hedonis dsb. Sehingga pemuda yang tumbuh dalam suasana ini aktivitasnya lebih banyak tertuju pada dirinya sendiri daripada pada umatnya, dia pun kemudian cenderung hura-hura, dan main-main karena untuk menenangkan hatinya, meski sementara. Saya menamakan fenomena ini sebagai OSTEOPOROSIS (pengeroposan tulang), dimana terjadi proses penghancuran kekuatan pemuda sebagai tulang punggung sebuah generasi.

D. BERFIKIR GLOBAL, BERTINDAK LOKAL
Ketika kesadaran, secara perlahan mulai menyelimuti hati kita, maka satu hal yang mesti kita lakukan adalah : BERGERAK !!! karena sesungguhnya perubahan tidak akan pernah terjadi jika hanya DIAM.
Perhatikan kondisi di sekitar kita, layakkah itu kita sebut sebagai situasi yang Islami?? Benarkah pendidikan yang kita jalani adalah pendidikan yang sesuai dengan spirit Islam? Apakah pergaulan di masyarakat mencerminkan semangat persaudaraan Islam? Kalau tidak, segera susun kekuatan, galang persatuan dan gunakan sarana-sarana yang ada untuk MEMPERBAIKINYA!.

Wagh pertarungan ini teramat sulit bagiku sobat, sepeninggalmu.. aku lemah. Wagh bukan zamannya, ketika aku lelah itu karenamu yang tidak lagi membersamai langkahku.

Langkah kita berbeda, sekarang aku paham itu. Untuk sang purnama tadi malam, yang membelenggu memoriku menahanku dalam lamunan semu. No action.. !!! No Answer …!!

Pfiuh, penat lama-lama, begitu ku meninggalkan kancah perang ini, begitu kutertinggal jauh dengan yang lain. Stagnan kubilang..

Berhenti bukan berarti mati, tapi menunda itulah yang membuatmu mati.
Untuk segala beban yang emnggeroti produktivitas diri, semoga sudah mulai luntur.

Ree-Hat

Afwan atas segala khilaf selama ini, …….
Atas partisipasinya selam ini, ana ucapkan jazakumulloh khoiron katsiro…

Males Nulis!

Good Byeeeeeeeeeeee……

Dunia maya……..!

Rewind 10 Noph

Tidak ada yang istimewa di hari itu, tetapi refleksi diri biasanya dimulai dihari itu karena hari ini adalah hari miladku. Walaupun kata seseorang ga perlu dirayakan, tetapi refleksi dihari ini lebih dari hari-hari sebelumnya. Reza M Syarif pernah mengatakan we born to Fight tak ada manusia sukses yang menang tanpa perjuangan, sampa-sampai ada sebagian paswordku yang memakai kata ‘pejuang’. Hari itu adalah hari pahlawan nasional, seperti setelah perjuagan pasti menemukan pahlawan, semoga saja diri ini menjadi pahlawan, paling tidak untuk diriku sendiri. Yupz memang kita dilahirkan untuk berjuang dan bukan berfoya-foya. Sepertinya pak Syathori juga sering mengulangi taujihnya tentang orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan diri di hari depannya.

Seperti layaknya manusia baru melihat dunia, banyak yang harus dipersiapkan. Tertegun sejenak di Ramadhan kemarin, tersimpan banyak semangatz yang semestinya tidak termandulkan 11 bulan kedepan. Biarkan ia subur di hati, bersemi dan selamanya bersemi dan aktivitas menyirami selalu terpatri.

Hari lebaran yang sangat indah, dengan gamis dan kerudung hijau yang tidak seperi biasanya, kutatap langit pagi itu Senin 27 Oktober 2006. Semua pepohonan terdiam, tidak satupun bergerak! Memuji dan bertakbir kepadaMu. Benar-benar tidak bergerak!

Sehabis sholat ied, ‘mereka’ baru bergerak dan berkibar lagi. Subhanalloh… kuamati gerak gerik ‘mereka’ selama 3 tahun terakhir ini. Kerinduan pulang kampung yang tidak tertambatkan lungkrah sudah dihari ini. Suasana saling bermaafan yang sudah mentradisi setiap tahunnya bagiku terasa berbeda dihari ini. Teman sepermainan berkumpul lagi, semua terasa berbeda dengan tahun lalu. Ku genggam tangan mereka erat, seakan takut kehilangan! Mata itu ya mata itu aku ingin memeluknya erat, dia bingung sekali lagi tambah bingung, ya itu dia seseorang yang selama ini tidak bisa akur denganku karena masalah yang sangat sepele. Ehm soale dia yang mulai :p. Kuingin menjabat tangannya erat walau kutahu ia juga masih menyimpan dendam untukku, perihal apa coba??? Agh .. itu hanya masa lalu…

Kubuka diary memori, 1 tahun lalu. Apa yang sudah kulakukan untuk berubah. Rewind 10 Noph.. Kubuka screen server tertulis lengkap dalam memori. New Target Operation 0f 10 Noph.

“ Tuhan, mudahkan aku melangkah menghiasi 10 November kedepan..”

1. Fighter Kaderisator of MII
2. Fighter Kaderisator of MIPA
3. Fighter Kaderisator of Karima’ers
4. TTM < Teman curhat yang paling care > all kader kampus
5. Good Daughter for mom n pa
6. IPK naik 0,5
7. Halaqoh Muntiz, muntiz & muntiz( ingat 2009!)
8. TTSku, istiqomahlah selalu..Fighter
Targetnya cuma sedikit, ternyata dalam pikiran sangat berat. Ga semudah yang kita bayangkan, karena itulah kita seorang pejuang, yang tentu saja jalannya tidak selalu mulus.

Sebatas kata “ kaderisator” otak terasa penuh, mengurusi masalah orang banyak. Tapi disitulah nikmatnya, ada banyak yang bisa diambil ibrohnya. Sadar atau tidak sadar sebenarnya kita adalah kaderisator untuk diri kita sendiri. “ Jika engkau berjihad dijalan 4jji maka jihadnya untuk dirimu sendiri “

Kereen dagh…

Setahun berjalan banyak yang berubah dari target, ada sedikit penyimpangan. Ada yang membekas lara, ada merajut duka, dan ada juga yang menghiasi senyum, ada yang harus terkatakan, dan ada yang harus dipendam.

Ramadahan lalu di pojok Maskam kutertegun dengan sosok yang baru melintas didepanku, seorang yang sangat anggun, jubah, khimar dan jilbabnya melambai-lambai tertiup angin, senyumnya yang dulu tidak secerah hari ini dan hari-hari berikutnya ketika kubertemu dengannya. Yup dia seorang akhwat hebat, menurutku!

Disisi lain kulihat juga, rambut terkurai indah menyorot warna kemerah-merahan serasa senja yang mulai menyingsing, senyum manisnya masih mebekas dihati sejuk, tapi mengapa tertusuk hatiku ketika senyum itu mulai ia kembangkan untukku, kutenggelamkan wajahku, dipinggulnya terjulur sebuah tangan kekar berotot memeluknya. Aghh.. kehidupan itu berubah mel…

Rewind 10 Noph.. teringat lagi seorang akhwat yang melintas didepanku tadi adalah seorang yang bisa menata hidupnya, salutz..! Dahulunya ia adalah seorang cewek biasa, sekarang??? Jangan tanya! Malu bergumul didalam dada, tahsinku lebih jelek darinya, tahfidzku lebih kacau darinya, kekanak-kanankanku lebih dibanding dirinya, IPK ku wagh lebih hancur dibanding dirinya, Senyumnya lebih bermakna daripada senyumku. Diatas semua kekurangan yang ada dalam diri, istighfar terlantunkan.

Rewind 10 Noph.. teringat lagi seseorang. Hehhe bila bahagia menjadi masa lalu pada akhirnya kenapa tidak kita berbagi, Jika duka menjadi masa lalu akhirnya mengapa harus tersimpan dihati dan mengajak kita untuk menyesali.

Gelang bambu melilit ditanggannya, spike gaya potong rambutnya, gonta ganti pacar kebiasaannya, gaul adalah hobinya, entahlah apalagi yang membuatku ga “sreg” menyebutnya seorang manusia ‘baik’, tapi sekarang yang bercongkol didepanku adalah seseorang yang jongklang celananya, jenggoters orangnya, bermakna gaya bicaranya, wis dagh .. pokok’e intine bedo banget dari yang dulu [ entar klo ketahuan orangnya pasti GR ;p].

Lain lagi yang satu ini, mantan drummers, ngedrug, produk broken home. Subhannalloh menjadi da’i yang kondang dan harokers banget. Atau kakak kostku yang dulu ga jauh masa lalunya seperti-seperti itu juga sekarang menjadi seorang cerpenis islami yang tangguh. Yupz mereka berubah secara dramatical.

Mengaca pada diri sendiri, aku berubah tidak?, atau hanya berjalan semu seperti ini saja. Untuk mengeja arab gundul saja terbata-bata, ga sebagus yang dulu, untuk mengejar impian yang kandas tak sesemangat yang dulu, watch up with me..??!!??

Suatu kesalahan kah yang kuperbuat, sehingga acceleratorku tidak sama dengan yang perubahan yang dialami orang-orang diatas. Ada rasa bersalah menguasai pikiran, perbaikan diri sering terhambat oleh suatu hal, target yang semestinya kita tata kadang hancur ditengah jalan, kehilangan orientasi! Seperti mudah berubahnya niat hati, siapa yang tahu akan berubah ditengah jalan, perbarui niat solusinya. Mungkin juga harus perbarui niat dan semangat hidup.

Rewind 10 Noph… Ehm, sebenarnya ada keengganan untuk memposting tulisan ini, agak gimana gitu, terasa berat, tapi ada kekuatan lain yang menggerakkannya, entahlah

10 Noph Kedepan ingin kutoleh lembaran baru bukan sekedar mimpi, tapi semoga pasti. New Operation Target of 10 Noph 2007. Ehm… I wanna be better.

Nyuwun Pangapunten Njih…


Semua kesedihan kehilangan bulan yang teramat berkah. Teringat seorang ade’ yang mengirimkan SMS lucu, Semoga Ramadhan ini menjadi BBM (Bulan Berkah dan Maghfiroh) dengan ber-PREMIUM (Prei Makan & Minum), SOLAR (Sholat Rajin), MINYAK TANAH (Meningkatkan Iman Yang Banyak, Tahan Nafsu Amarah)& PERTAMAX(Perangi Tabiat Maxiat), yagh Ramadhan sudah berlalu. Semoga berharap tahun depan menjumpainya lagi.

Semoga apa yang kita targetkan di bulan ini semua tercapai dengan maximal, kalaupun belum, kejar lagi masih ada 1 hari..!

Ada keheranan tersendiri, ada tradisi “ujung” didesa, keliling kampung, kalau yang masih anak-anak pasti diberi “fitrah”. Teringat ade’ kandung saya yang namanya Titis juga, sampai kantung dan tasnya penuh dengan uang dan paling seneng dengan acara muter kampung. [herhehe]

Next

“ Ujung” kebiasaan pas hari H lebaran, dengan menyatukan tangan kita ke tangan orang yang lebih tua, minta maaf dengan lirik bahasa jawa, say amah ga hapal dan ga bisa beginian, ada yang tahu liriknya, mumpung belum lebaran [ wakcs ..:))]. Setiap salaman dengan nenek atau kakek tahu-tahu mereka bawa lirik “ujung” yang panjang, yang teringat yang kata-kata terakhir saja “… lebur ing dino riyoyo iki..” What would I said…?? Me bingung, wah jangan heran, abi nya Immel ga pernah ngajarin model beginian, dan mungkin saya ga mau belajar yang beginian. Tapi ya itu dia semua terpantok pada tradisi dan adat, apalagi Solo, keuntel jowone tenan.. Kalau merubah adat musti siap menjadi arsitektur peradaban :p.

Malah di Klaten ada lho, tradisi membuat kue-kue lebaran, kue wajibnya yaitu apem, malah apemnya dibagi-bagikan dengan diterbang-terbangkan, penduduk yang lain pada rebutan. Tahu apem? Menurut saya ga enak blas, bentuknya bullet warna putih, dengan agak lembek ditengah dan keras dibagian pinggirnya, rasanya cuman adem dan asin, barangkali yang ngebuat apem ga bisa atau gimana, sekali nyoba langsung ga mau seterusnya. Ups.. kata abi ga boleh mencela makanan [hayo..hayo.. ].

Lebaran identik dengan makanan, egh sampai-sampai mau tertawa ada ikhwah yang bilang, cepetan sana pulang kampung, belajar bikin kue, kemudiaan di Jogya,. Walah.. [hehheh : )) ]. Ga usah masak aja, sudah banyak yang bilang , “ Ada banyak kue terhidang dimeja, silahkan mencicipi… “

Met lebaran nggih, walaupun momen minta maaf ga harus pas lebaran,. Tapi perkenankan, segenap jajaran melati online [ maksudnya ImmeL sendiri] mengucapkan Taqobalallohu minna wa minkum, semoga keimanan dan ketaqwaan kita bertambah terus…afwan atas segala khilaf… kalaupun ada kata-kata yang tidak berkenan mampir dan bersinggah dihati sehingga menggoreskan luka, serta tindakan dan sikap yang mungkin memperketat permusuhan, semua tulisan yang mungkin disana-sini belepot penuh dengan sindirin, penuh icon chat yang menyebalkan, nyuwun pangapunten nggih… [ lagi tersenyum tulus neh, dibalas dong.. ]

I’tikaf Gratis

Apakah semua target bulan Ramadhan kali ini sudah kita capai. Ada perasaan bersalah ketika semua target yang kita lepas. Seperti lepasnya burung dara dipelipis sore berembun. Terbang indah menyisakan kesedihan perihal kesepian. Hati yang terbawa arus akan hiruk pikuk dunia dengan permasalahannya di tiap harinya, sebuah koreksi baru dari perjalanan hidup. Koreksi yang membutuhkan ketelitian ralat, dan ralat yang paling tidak mengurangi ketidakberesan hidup. Koreksi dan refleksi Ramadhan yang tercover dalam aktivitas I’tikaf.

I’tikaf adalah berdiam diri didalam masjid yang diniatkan untuk meraih Ridho 4jji dengan melaksanakan amalan-amalan ibadah. Aktivitas I’tikaf ini bisa berupa tilawah, tahfidz, tahsin, baca buku religi, kajian dsb pokoknya intinya mendekatkan diri pada 4jji degh… Hukum I’tikaf adalah sunnah. Syaratnya suci dari hadast. Rukunnya; niat, berdiam diri di masjid, Masjid yang dipakai I’tikaf adalah masjid yang digunakan untuk sholat jum’at [ada yang berpendapat masjid yang ga dipake sholat jum’at tapi ada jamaahnya juga boleh] dan tidak keluar masjid tanpa ada keperluan. Yang membatalkan I’tikaf; haid, nifas dan berhubungan suami istri. I’tikaf ini ditujukan untuk menjemput Lailatul Qodr. Lailatul Qodr what is it! Ini bukan nama tetangganya si jalu lho… Tapi Lailatul Qodr adalah suatu malam yang teramat istemewa, dimana seorang hamba mendapatkannya akan menjadi hambanya yang ga sekedar keren, tapi luar bisa [siapa mau ..?!?]. Malam ini adalah malam yang lebih baik dari malam 1000 bulan. Hamba yang mendapatkan malam Lailatul qodr ini bisa dijamin amalan dan sikapnya sangat lebih baik dari tahun yang lalu.

Di kampung ane, yang namanya I’tikaf itu hanya dimiliki ikhwan. I’tikaf untuk akhwat sangat jarang, terkecuali santriwati ponpes. Sudah menemui 4 kali Ramadhan di Yogya, rasa hati ingin melaksanakan ibadah ini, tetapi selalu saja tertambat. Entah itu sudah diubrek-ubrek ma si umi untuk pulkam, atau urusan-urusan lain. Biasa, membagikan UMR dan THR and bonus bonus lain ke pekerja-pekerja disana, pfiuh .. terkadang pusing juga mikirin THR nya orang lain, uang di kantong kelihatannya masih banyak, tapi ternyata bukan jatah ku [hehehe..!]

Next…..

I’tikaf untuk akhwat ternyata bertebaran di Yogya. Info I’tikaf deket kampus UGM. Di Masjid Jogokariyan tanggal 12-22 Oktober menyelenggarakan I’tikaf seharga Rp. 35.000, Masjid Ja’fariyah Bluyahrejo seharga Rp 65.000, Darush Shalihat ( DS ) Pogung Rejo seharga Rp.75.000, dan masjid-masjid lainnnya juga mengadakan ini.

Dengan bilangan harga yang bervariatif, dan angka yang lumayan gedhe, sebenarnya gedhenya itu hanya untuk sahur dan buka puasa saja. So? I’tikaf gratis ga bakalan ada degh… tapi begitu lihat pamfflet sehabis KRPH di Mardhiyah I’tikaf gratis, cihuy kayaknya ini kesempatan bagus neeh, itung-itung buat persiapan I’tikaf di DS [ maksudnya persiapan matanya biar melek terus gitu ]. Akhirnya ahad malam 21 Ramadhan kami memutuskan untuk ikut I’tikaf gratis di Maskam dengan pembicara jam 11 malam itu maz Danu, tentang refleksi diri.
Diluar perkiraan kami sebelumnya, tafsir kami [ Me and de’ A**] sahur ditanggung sopir, eh ternyata sahurnya ditanggung penumpang. Rasa kuantuk yang teramat, malas untuk melangkah sangat berharap yang mendekati kami adalah panitia yang hati [:P]. Egh sudah jam 03.30. ehm , sahur beli sendiri.

Cabut gas de’.. harus cepet-cepet! Ehm ternyata JS-ian pada sahur sendiri dengan kendi. Heh kayaknya sosoknya ga asing, oalah Hafidz tho.. Si De’ A** mendongkol kenapa di pamletnya ga ada tulisannya kalo sahurnya beli sendiri seeh, awas ya Fidz…! Di sela-sela keluhan kami ada yang menyedihkan, seorang bapak dengan 3 anak kecil yang tertidur. Jangan-jangan mereka juga sama seperti kami mengharapkan kedatangan panitia yang baik, ya ampyun ga tega rasa hati…

Next….

Jupiter melaju ke bunderan UGM, wacth out semua pintu ditutup kawasan UGM KOPMA ga ada yang bisa dilewati. Kembali lagi ke Maskam dan sekarang lewat jalur sagan, tuing-tuing watch up ..!! ga ada yang jualan nasi sahur. Alamak… >>//Wait, itu ada .. [senyum lebar mengembang]

“ Bu, pesen Soto and sayur lodeh plus tempe plus bergedel nggih… “ . Ibu penjual langsung memasakkan soto. Menunggu dengan harap-harap cemas [HHC] perihal terdengar suara imsak disekelilimh kami. Ternyata nasib kami ada yang menyamainya, 2 orang cowok datang dengan menggerunde, Curi-curi dengar, ternyata mereka berdua juga mencari makan sahur, peserta i’tikaf gratis di Maskam juga. Akhirnya keduanya cowok tadi pesen soto.

Kurang 5 menit lagi, ayo makan ngebut,….” De makan duluan ya..[coz pesenan sayur lodeh udah saya udah jadi] Tetapi malah ga bisa ngebut[??] tertawa melulu, si A** kepanasan makan sotonya, kedua cowok tadi juga sama. [ hahaha] akhirnya adzan subuh sudah berkumandang, wagh mereka jadinya sahur cuma sedikit, duw kasihan banget… :p

Teringat ke 3 anak kecil yang tertidur pulas di serambi Maskam, ” Dibeliin makanan saja siapa tahu dia ga sahur alias ga puasa”. Ehm menggangguk semangat, keduanya mengiyakan.

Back to ke Maskam, wah ke-3 ade’ tadi dimana ya?? Di cari disana sini ga ada, padahal iqomah sudah terdengar, cabut de’ sholat subuh dulu. “ Lha yang ini yang makan siapa mbak …?” Tidak kujawab, sibuk memikirkan solusinya. Sehabis shola subuh tilawah, egh diluar perkiraan hujan turun dengan sangat deras, ehm hujan pertama di yogya. Membuat hati ini segar kembali. Kereen..! menyirami hati yang kering kerontang. Sempat terpikirkan jangan-jangan tadi malam Lailatul Qodrnya turun. Hiks T_T ga optimal. Semoga I’tikaf berikutnya ga senguantuk ini.

Ini nasinya gimana??? Akhirnya dilihat lagi, ” Dikasihkan ke pas satpam aja, siapa tahu istrinya lagi ga sholat “, egh pak satpamnya ga mau, ” Dikasihkan pengemis aja pak” seep ide bagus!

Wackksz!! Nasi lodeh and air tehnya tumpah ke nasi, alhasil bungkus nasinya basah, dibuang sayang! nasinya kayaknya masih enak, tapi yang ga enaknya ngasih orang dengan bentuk kayak gini, waduw..

Gubrak !! De A** jatuh dari motor, awas de’, oalah.. ternyata kunci pengaman roda-nya belum dilepas [tenang sist..] Masih kena sindrom traumatis Qoshwa ilang. Ya sudah bangun….

kita lanjutkan, secepatnyua cari target untuk nasi ini.
Gubrak !! ternyata ga nemu pengemis sepagi ini, kayaknya nasib nasi berakhir di tempat sampah, sekali lagi dibuang sayang!. Muter-muter UGM di gerimis hujan pertama di yogya pagi hari ternyata sangat menyenangkan, dinginnya khas, lama ga kehujanan [:p]. Alhamdulillah ada pengemis disana, mereka berbanyak. Malah yang kurang nasinya ?. Wah piye yo..? ga masalah diberikan seadanya saja ? hah.. lega ga buang makanan percuma hari ini, sebahagia pagi ini. Semoga hari ini lebih indah .. ?

Hari berikutnya tentang I’tikaf, 3 hari di DS, ehm terasa sejuk dan menyenangkan, serasa memiliki umi dan abi baru, mengobati kerinduan yang terpendam karena belum sempat pulang. Ds adalah sebuah pesantren mahasiswi, tepatnya semi pesantren dengan pengajar utama ust Syatori. Sudah dengar rumor egh tepatnya disebut rumor bukan ya?. Orang yang ditakuti jin [hasil analisa rughyah massal] di Yogya adalah ust Syatori dan Ust6 Fadlan, Ga tahu benar apa salah, tapi memang abi Syathori ini subhanalloh keren abiz, baru mendengar suaranya saja sudah menyejukkan kalbu. Terasa indah ditarbiyah langsung oleh 2 pasangan suami istri ini. Terasa dan mengena. Seep.. Salutz..!!

Sebenarnya pengen cerita banyak juga tentang hikmahnya i’tikafnya ust Sholihun, tetapi kayaknya artikelnya jadinya kepanjangan. Kapan-kapan nggih, ada yang tertarik klo ada ntar tak tulis di koment aja, insya 4jji.

Untuk semua rekan-rekan yang memberikan koment pada tulisan ” terdepak” kemaren, imel ucapkan terimakasih banyak, imel merasa rumah web ini, adalah tempat berlabuh yang teduh, ya Alloh Robbi dekatkan kami selalu padaMu disetiap waktu, [hehhe kayaknya nasyed roimance nya seismic]. Terimaksih atas supportnya, kenapa harus bersedih, imel masih punya kalian bukan?. Yang telah pergi selamanya tak bisa terganti dengan yang datang, semua mempunyai kesan-kesan tersendiri.

Terdepak

Pernah terdepak dan tersingkir?
Gimana rasanya, sakitkah?
Mmm sebuah permainan kehidupan yang mengantarkan membawa kenikmatan.

Sepertinya kesendirian dalam jama’ah dakwah adalah suatu hal yang tak lazim. Katanya beramal jama’i. dan sepertinya selalu seperti itu. pernah baca ” kisah duka seorang ikhwanul Muslimin” ?

Hanya saja terkadang berat untuk mengakui, perjalanan dakwah bukanlah perjalanan yang biasa. Ikhwah, sepertinya aku merasa futur untuk berjalan didalamnya. Ada yang mau menyemangati?

Terasa sendiri, ataukah aku yang memang seperti ini?. Kurasa banyak hal yang berubah dari dalam diri, kumelihat sana melihat sini, bagai airpun tak selamanya bening. Aku kehilangan orientasi.

Mm rasa bukanlah rasa, rasa kecewa pasti ada. Rasa yang bikin hidup lebih bermakna kadang tersingkap biasa. Sakit, hati ini sakit. Hah.. percuma tiada seorang-pun yang peduli. Menangispun tiada akan pernah usai. Semua telah berlalu, semoga rasa ini hanya butuh waktu, dan butuh keikhlasan untuk menjalankannya.

Pernah merasa tertusuk dari belakang? Pernah merasa dibanding-bandingkan? Terdepak serasa terdepak, aku hanyalah seonggok jasad yang tak berarti, ga seru..?!1? mati…!! payah ..!! Yang tertindas oleh ” penguasa “. tarik napas dulu degh…

Ehm, andai aku setegar Khalid Bin Walid. Seorang panglima yang selalu menang dalam kiprah peperangannya, seorang pejuang yang muharik. Tak ada satu-pun terlintas sakit hati ketika ia dicopot dari menjadi panglima dan menjadi prajurit biasa karena ditakutkan akan dikultuskan, malah barisan paling belakang. Tapi itu tidak membuat semangatnya melemah, malah bertambah. Karena yang ia yakini dia bekerja untuk 4jji semata. Bukan menjadi jundi yang sakit hati. Duh .. tarik napas lagi, ups kuharap air mata yang mau keluar ga tumpah di SIC.

Syndrom amanahkah? sepertinya bukan, makin dirasa makin sakit. kesendirian ini, ataukah kaean sahabat-sahabat terbaik di hati yang tiada pernah kusyukuri keberadaannya disisi meninggalkanku satu persatu. Salahkah aku?? Sungguh ku butuh kalian, lebih dari yang kalian tahu. Menguatkan aku ketika aku lemah, memarahiku ketika aku sangat “nakal”. Jujur, aku sangat kehilangan.

Entahlah.. mungkin yang akan kalian temui selanjutnya adalah seorang imel yanggak banyak bicara, aku mulai bosan dengan kecerian yang selama ini aku banggakan.

Ketika aku-pun enggan membawa beban ini kesiapapun. Ketika aku belum mau terbuka dengan seorang yang kuhormati. Ehm aku tak mau menjadi orang yang penuntut. Lebih banyak yang harus ia pikirkan daripada memikirkan aku. Bukankah aku sudah dewasa? masalah begini saja tidak bisa, Huu payah..!

Terimakasih sobat, atas “repot”mu selama ini. Terimaksih qoshwa, sepeda mini yang selalu menemaniku yang ahad 8 Ramadhan lalu juga meninggalkanku, raib dibawa maling di maskam. Ehm sepertinya aku memang harus tegar.

Mmm… bukankah perjuangan itu hanya diisi orang-orang yang tegar. Sungguh aku-pun ingin menjadi Khalid Bin Walid. Untuk seorang sahabat baru-ku yang mau mendengarku. Terima kasih untuk semnagatnya, terimaksih telah menemaniku. Terimaksih untuk segalanya. Depak-an yang kau rasa sama yang kurasa, so terimakasih telah mengautkanku, insya Alloh aku juga akan menguatkanmu.

Terakhir surat darimu kuketik disini.

Jangan sampai status “jundi sakit hati ” tetap melekat pada diri kita dan seterusnya. Ane berharap sakit hati ini tidak membuat semangat juang anty menurun….
Kita adalah seorang jundi Alloh, bukan alat bagi mereka yang “boleh berkuasa” sabar ya ukhty…

Bukankah kita memilih untuk menjadi jundi di barisan da’wah ini karena Alloh SWT. Alloh tidak menghitung jumlah dan kualitas kader yang kita hasilkan, tapi keikhlasan dan kesungguhan dalam berjuang lah yang akan dinilai.

Amanah tidak pernah berakhir sampai kaki kita melangkah di syurga :). Dan amanah sekecil apapun akan tertunaikan dengan baik jika niat kita benar.

Selamat berjuang ukhtyku sayang…
Nikmati setiap episode kehidupan kita. Karena bisa jadi hari ini merupakan hari terakhir kita mampu melaksanakan amanah. Serendah apapun posisi ane di tempat ini, ane tidak mempermasalahkannya. Semoga alloh mengampuni kesalahan kesalahan yang sudah ku perbuat. Semoga Alloh memuliakan hidup kita , dengan ujian yang diberikan Nya ini. laa Yukalifullohu nafsan illa wus’aha” . Inny uhibbuki Fillahi ta’ala.

Jalan ini masih panjang .. sanagt merugi jika terjebak dalam sebuah kondisi buruk, padahal banyak nikmat hidup yang di berikan-Nya.

SEMANGAT !!!! Mujahidah raksasa tidak boleh menyerah karena kerikil yang dihadapinya.. Keep Ishbir.. ^_^

………….

Ehm, akhirnya air mata tumpah juga. Semoga orientasi perjuangan ini masih tetap berada dalam asholahnya. Duhai hati jangan lagi bersedih.

Buwat diriku sendiri, semangatz.. ! tunjukkan pada dunia kamu bisa.
Buwat orang lain yang membaca tulisan ini, ane akan sangat berterimakasih jika komentnya tausiyah :). Luv u all

Ketika aku memutuskan untuk tidak menjadi imel yang dulu lagi.

Hidangan Kasih Sayang

“Maidahtur Rohman”
Hidangan Kasih Sayang
Oleh : A Nur Akbar

Ramadhan dikenal juga dengan ‘sahrul barokah’ bulan yang penuh berkah. Di Mesir istilah sahrul barokah bukan hanya sekedar istilah namun memang benar adanya. Terbukti dengan nuansa yang tidak kita temui di tanah air atau mungkin di seluruh negara yang mayoritas pendudukanya beragamakan Islam. Pada bulan Ramadhan di Mesir ada yang dikenal dengan “maidatur rohman” hidangan kasih sayang, kurang lebih maknanya seperti itu.

Maidatur rohman hanya ada pada bulan Ramdahan saja, kerena memang disediakan khusus bagi mereka yang shaum. Dan ma’ruf bagi kaum muslimin tentang kewajiban shaum pada bulan Ramadhan. Di Mesir hampir di setiap mesjid menyediakan maidahtur rohman. Bukan hanya itu, bahkan hampir di stiap sudut kota dan sisi jalan. Tidak susah bagi orang yang shaum ketika kesorean di jalan untuk mencari sekedar makanan pembatal puasa.

Maidahtur rohman ini di sediakan secara cuma-cuma alias “gratis-an”, dan juga diperuntukan bagi siapa saja. Tanpa melihat siapa si fulan, apakah kita mengenalnya atau tidak. Kalau kita berjalan sore hari di daerah Madinah Nasr, salah satu daerah di Cairo. Kita akan sering menemukan tenda-tenda seperti tenda hajatan, hampir di setiap sudut kota. Pada depan tenda tersebut biasanya terdapat tulisan “ahlan biduyufi rohman”, selamat datang tamu kasih sayang, kurang lebih maknanya demikian.

Menu hidangan yang disediakan pun bukanlah sekedar hidangan. Rata-rata menunya sudah mencukupi 4 sehat 5 sempurna. Bagi sebagian masisir (mahasiswa Indonesia Mesir) keberadaan maidahtur rohman menjadi keuntungan tersendiri. Diantaranya bisa dikatakan “perbaikan gizi” ( he he he) dan “pengiritan” ( he he he). Karena dengan adanya maidahtur rohman anggaran belanja dapur menjadi tertutupi. Disamping itu juga seperti yang dikatakan diatas, rata-rata menu maidahtur rohman itu berkulitas, bukan sembarang menu.

Hitung punya hitung anggaran yang diperkirakan untuk sehari bisa mencapai ribuan pound. Katakan saja seharinya itu menghabiskan biaya kurang lebih $ 100 maka klau dibulatkan satu bulan 30 hari berati $ 100 x 30 = $ 3000 . Dalam rupiah berkisar Rp 30.000.000. Dan itu baru dari satu tempat maidahtur rohman. Biaya itu hitungan berkisar utnk 100 orang/hari. Dan setiap harinya maidahtur rahman bisa melayani lebih dari 100 orang. Biasanya ada juga lembaga tertentu yang mensuplai maidahtur rohman ke mesjid-mesjid atau menyediakan bagi mereka yang mengajukan untuk “iftor jama’i” ( buka bersama). Seperti “Jami’ah Syar’iah”, lembaga ini memang terkenal dengan penyaluran dananya bagi yang membutuhkan. Termasuk dalam program maidahtur rahman ini.

Bagi mereka yang mengajukan untuk iftor jama’i tidak memerlukan waktu yang lama dan tanpa birokrasi yang bertele-tele serta nejlimet. Cukup datang ke yang bersangkutan bisa dengan membawa proposal sederhana. Dalam artian proposal singkat yang berisikan permohonan, prospektus singkat dan lampiran foto-foto kegiatan. Tapi proposal tersebut tidak menjadi syarat mutlak. Karena di Mesir sendiri dalam hal ini lebih bersifat kekeluargaan khsusnya terhadap pelajar asing. Dan mereka akan memberikan seperti yang kita minta. Misalkan kita minta untuk seratus orang setiap harinya, atau tiga kali seminggu.

Ada satu pola pikir mereka yang jarang kita dapatkan di tanah air. Logika berpikir mereka “Semakin banyak memberi (baca shodaqoh) maka keuntungan (balasan) yang akan di dapat akan semakin berlipat”. Intinya tidak ada kata “rugi” dalam kamus mereka ketika memberi. Dan mereka terkesan “berlomba-lomba”.

Wallahu ‘alam bi showab
Cairo 05 Okt 2006 M
13 Ramdhan 1427 H

Next »