2014 Tahun Perjuangan

Yak pemirsah jumpa lagi dengan saya disini, hehe sempat-sempatnya ngeblog kalau lagi bimbang dan suntuk. Judulnya tahun ini, tahun perjuangan untuk saya. Semester ini tahun saya berjuang memperoleh target IELTS da Toefl Saya, dan di tahun ini pula Suami saya aplply beasiswa AAS nya lolos otomatis saya jadi panik sendiri, walau sebenarnya dari awal sangat bersemangat memotivasi suami. Suami berangkat kira-kira tahun depan atau awal tahun 2015. Oleh karena itu saya harus berjuang mendapatkan beasiswa juga pemirsah, dan tepatnya usaha saya besok dimulai, yak besok placement test IELTS di Realia bimbingan belajar, doakan saya ya pemirsah.. saya dikasih waktu seminggu belajar, tapi tahu tidak pemirsah saya belum sempat belajar hanya listening dan reading jakarta post yang sudah saya lakukan, huhu whetever the result eilts tomorrow it doesnt make me stop to be on fire !!

Asisten Yang Ahli

Alhamdulillah, hari ini menerima SK Fungsional Pertama Dosen yang diberi nama Asisten Ahli. Yang Ahli di bidangnya. Oleh karena itu, harus meningkatkan kinerja di bidangnya agar ‘benar-benar’ ahli. So, apa yang dilakukan hari ini dengan besok dan seterusnya harus terpetakan dengan rapi, terarah dan terencana.

Menjadi Dosen dengan jabatan Asisten Ahli ini mempunyai kewajiban lebih yaitu
a. untuk membimbing dna menguji skripsi
b. memberikan validasi intrumen
c. menjabat jabatan struktural prodi
d. membuat buku ajar baik dikomersilkan maupun tidak.

So, kewajiban kedepan lebih menantang, dan anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan dimana perkembangan otaknya di masa Golden Think, memantapkan hati untuk memberikan kemampuan lebih dalam memadukan semuanya. Target yang utama adalah membuat buku di tahun ini, mengingat belum bisa study lanjut. Bergadang malam belajar malam harus ditingkatkan lagi. ahh.. semoga ini bukan hanya tulisan yang kemudian mengembun percuma, semoga saya bisa melalui semua ini dengan pasti.

Let’s Move On SuperMom!!!

Aku dan Keinginanku

Hello world…
Terasa berbeda sekali sebelum menikah dengan sesuadah menikah ( ya iyalah), termasuk keinginan. kepingin ini , kepingin itu lumrah,,. tapi yang jelas keinginan ku masih sama dengan yang dulu, pengen sekolah lagi di usia ku yang ke 30 tahun, dan tempatnya harus di negeri jepang. Hiks,, mungkin tidak yaa?? kurang 2 tahun lagi, para krucils mash kecil-kecil, dan suami masih nun jauh disana, (baca masih LDR-an). Sebentar lagi kakak ipar dan istrinya berpindah tugas di New York. Ingin sekali-kali menginjak kaki di luar sana. Ingin menjelajah dunia lebih.

Saat suntuk, selalu keinginan ini muncul. Kesibukan kantor dan kegiatan akademisinya, mengurus kembar dan kakaknya, menjadi makin kerasa jauh sekali keinginanku ini akan tercapai. Aku dengan curhatku, siapa sih yang akan peduli keinginanku, hanya tuhanlah yang mampu menjawab semua itu, akhirnya hanya pasrah tanpa bekas. Sedang di kantor pun, harus nunggu gilir kacang untuk sekolah lagi, TOEFL juga belum memenuhi, bahasa jepang pun belum dipelajari sama sekali. 2 Tahun lagi, mimpi ini harus terealisasi.. hiks.. menangis dalam diam, menangis diselingi suara keybord kantor yang bergemuruh, dan menangis dalam hati tanpa tetesan air mata. Tiba-tiba teringat firman Allah

“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melaimkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”

Tetaplah bermimpi, dan Tuhan akan memeluk mimpimu, begitu kata Andrea Hirata, tapi bagaimana aku bisa memeluk mimpi dengan kondisi seperti ini. Aghh 2 tahun lagi, aku yakin keinginan ini akan terwujud seperti keinginan-keinginan yang lain, asal aku kuat memeluk mimpi ini. Muak aku dengan banyaknya email beasiswa yang selalu berdering di bb, email ini dulu membuatku bersemangat, seakan tik tok nya mengancam nyawaku, paranoid!.

Orang yang maju itu orang yang tidak memikirkan kegagalan, oke yuukks mel pikirkan keberhasilan, kita atur strateginya dimari, kalau kau sibuk sekali walau hanya sekedar menyiapkan stategi, Tiba-tiba otakku berputar, tanganku tergiur untuk menuliskan apa maunya, dan iya mengiyakan untuk di publish disini sebagai bukti akan kesungguhan keinginanku.

1. Belajar Toefl sejak dini, setiap hari luangkan waktu 30 menit untuk membuka buku Toefl, bulan November test ITP ya mel di Cilacs UII.
2. Belajar bahasa jepang, hiks ini yang parah belum sama sekali buka bahasa jepang, bulan ini merekrut orang yang bisa private bahasa jepang paling tidak bahasa Jepang dasar.
3. Mengenai bidang ilmu, huwaaaa astronomi atau fisika material, di SK PNS ku ampe keahlian semua di SK kan astronomi, tapi masih sayang dengan material, bingung.com, tapi kemungkinan besar mengambil ilmu astronomi.
4. Mengatur pola belajar sambil mengurus anak, anak-anak sehat sehingga membantu proses belajar bundanya. Selama ini masih acak adut saja jadwal belajarku, egh aku ga punya jadwal belajar ding di rumah (ngaku aja), klo malam bangun sholat malam aja, mau belajar si kembar ngek, klo satu udah ngek satunya ngek lagi (doh) , mas Kafa pun tidurnya jam 11 an malam. Selama ini dibanyakin tidurnya karena takut sakit. Klo sakit bisa parah, ga ada yang ngurus anak-anak.

Begitu sekian aku dengan keinginanku, semoga Allah memberikan yang terbaik untuk kami dan keluarga kami, untuk masa depan kami dan kebaikan kami.

“Sesungguhnya Tuhanku berkata padaku: Wahai Muhammad! Sesungguhnya Aku kalau sudah menentukan sesuatu maka tiada seorangpun yang sanggup menolaknya”

Wanita itu Unix

Mengapa WANITA sering menangis?? Jawab Tuhan : Karena WANITA itu unik,

Aku ciptakan ia sebagai makhluk istimewa
KU kuatkan bahunya untuk menjaga anak2nya,
KU lembutkan hatinya untuk memberi rasa aman,
KU kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia,
KU teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yg lain menyerah,
KU beri dia naluri tetap menyayangi, walau dihianati oleh teman, walau disakiti oleh orang yang disayangi

WANITA mahkluk kuat…..

Tapi jika suatu saat dia menangis itu karena KU beri air mata untuk membasuh luka batin dan memberi kekuatan baru, WANITA sangatlah istimewa

KUMPULAN HADIST NASIHAT RASULULLAH SAW KEPADA KAUM WANITA :

1) Dunia ini ialah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah. (Riwayat Muslim).
2) Mana-mana perempuan yang memakai bau-bauan kemudian ia keluar melintasi kaum lelaki, agar mereka mencium bau harumnya maka ia adalah perempuan zina,dan tiap-tiap mata yang memandang itu adalah zina. (Riwayat Ah
mad, Thabarani dan Hakim)
3) Dikawini wanita itu kerana empat perkara: kerana hartanya, kerana keturunannya, kerana kecantikannya dan kerana agamanya, maka carilah yang kuat beragama nescaya kamu beruntung.
4) Wanita apabila ia sembahyang lima waktu, puasa sebulan Ramadhan, memelihara kehormatan serta taat pada suami, maka masuklah mana-mana pintu syurga yang ia kehendaki. (Riwayat dari Ahmad Ibnu Hibban, Thabarani, Anas bin Malik).
5) Perempuan yang melabuhkan pakaian dalam keadaaan berhias bukan untuk suami nya dan muhrimnya adalah seumpama gelap gelita di hari kiamat, tiada nur baginya. (Riwayat Tarmizi)
6) Apabila lari seorang wanita dari rumah suaminya, tidak diterima sembahyangnya, sehingga ia kembali dan menghulurkan tangan kepada suaminya (meminta maaf). (Riwayat dari Hassan).
7) Wanita yang taat pada suami, semua burung-burung di udara, ikan diair, malaikat di langit, matahari dan bulan semuanya beristigfar baginya selama ia masih taat pada suaminya dan diredainya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).
8) Dari Muaz bin Jabal bersabda Rasululllah SAW: Mana-mana wanita yang berdiri di atas kakinya membakar roti untuk suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api, maka diharamkan muka dan tangannya dari bakaran api neraka.
9) Tiap-tiap wanita yang menolong suaminya di dalam urusan agama, maka Allah memasukkanya dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (sepuluh ribu tahun) kerana dia memuliakan suaminya di dunia maka mendapat pakaian dan bau-bauan syurga untuk turun ke mahligai suaminya dan mengadapnya.
10) Ya Fatimah, jika seorang wanita meminyakkan rambut suaminya dan janggutnya dan memotong kumisnya dan mengerat kukunya, diberi minum Allah akan dia sungai syurga, diiringi Allah baginya sakaratul maut dan akan didapati kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga serta dicatatkan Allah baginya kelepasan dari neraka dan selamatlah ia melintasi titian Siratul-mustaqim.
11) Mana-mana wanita yang berkata kepada suaminya “tidak pernah aku dapat dari engkau satu kebajikan pun”. Maka Allah akan hapuskan amalannya selama 70 tahun, walaupun ia berpuasa siang hari dan beribadah pada malamnya.
12) Apabila wanita mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya, Allah mencatatkan baginya setiap hari seribu kebajikan dan menghapus baginya seribu kejahatan.
13) Apabila wanita mulai sakit untuk bersalin, Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah (perang sabil).
14) Apabila wanita melahirkan anak keluarlah dosa-dosa darinya seperti keadaan ibunya melahirkan

Dobel capek(?), Bobel Bahagia! Its Twin!

Alhamdulillah kami diberi amanah cinta lagi, It’s twin!!. Bayi kembar kami dilahirkan 22 Mei 2012 di Rumah Sakit JIH bersama Dr yasmini, Sp.Og. Kehamilan kembar ini tidak saya dan suami ketahui sampai usia kehamilan 11 minggu. Kami shock & Kaget ketika melihat garis dobel tanda kehamilan positif di tespeck. Lebih shock lagi pada usia 17 minggu dokter menyatakan bahwa janin di perut saya ada dua alias kembar. Berbekal keyakinan, ” Allah maha cerdas dengan segala perhitungannya, keputusannya selalu benar dan tidak random” maka kami berbaik sangka atas anugrah ini. Saya berusaha menahan rasa sedih karena Kafa anak kami yang pertama belum genap 2 tahun, waktu itu Kafaa masih berusia 14 bulan. Walaupun begitu alhamdulillah kafaa masih mendapat asi sampai 1,5 tahun. Kembar kami lahir dengan BB sangat rendah (BBLR) dengan berat 1,7 kg dan 1,9 kg. Perasaan saya sudah makan sangat banyak, tapi karena kembar nutrisinya dipakai untuk berdua. Kami menamai kembar kami dengan nama Abdullah Farras An-Naufal dan Faaris Abdillah An-Naufal.Dan sempat menghuni inkubator Farras 7 hari , dan Faaris 5 hari. Sebelumnya dokter anak mengatakan klo kembar kami akan menghuni inkubator 1 bulan lamanya, saya menganggap itu tidak benar, setiap hari saya njenguk dia dan ngajak ngobrol dan terus diberikan ASI serta berlatih metode KMC Kangoroo Mother Care yang efektif meningkatkan BB bayi Prematur. Alhamdulillah prediksi dokter keliru sehingga kembar bisa segera di bawa ke rumah.




Mendapatkan bayi kembar adalah anugerah sekaligus hadiah spesial bagi sebuah keluarga. Bagaimana tidak, menjadi seorang ibu dari seorang bayi yang dilahirkannya saja sudah merupakan pengalaman yang berharga, terlebih lagi dikaruniai bayi kembar. Kalimat semua dunia tertuju padamu sepertinya tepat untuk mewakili apa yang saya rasakan saat ini. Setiap detik terasa bagai sebuah momen yang tak pernah habis untuk diabadikan. Selalu ada cerita, baik itu bahagia ataupun lelah. Istilahnya, dobel capeknya dobel juga bahagianya.




Sesampainya di rumah, kecapekan dan keribetan terjadi. Kembar tidak berhenti menyusu, dan sering kedinginan. Setiap 2 jam saya menermo suhu tubuhnya kalau di bawah 26 derajat celcius lampu belajar yang kami pasang di box bayi harus segera dinyalakan. Saya menyusuinya tandem. Dan alhamdulillah berat badan kembar naik dengan pesat.

Menilai dan Dinilai

Menjalani profesi dosen dengan suka dukanya alhamdulillah sudah terlewati hampir 1,5 tahun. Profesi ini hanyalah satu diantara profesi kependidikan dengan pekerjaan menilai dan dinilai. Berbagai karakter orang dijumpai disini, ya lebih bersabar tentunya dengan menjumpai karakter ini. Sebagai pendidik yang dituntut untuk perfectionis, profesional, pandai dan terintegrasi. Tak heran pagi ini (ceritanya sambil curhat) mengajar Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa untuk mahasiswa prodi Pendidikan Fisika, koq bisa-bisanya mahasiswa jualan jilbab di dalam kelas (dongkol mode on). Kata temen sesama dosen, “kalau ada ada mahasiswa yang seperti itu sudah disuruh keluar saja”, tapi saya tidak melakukannya, bikin mood pagi jelek. Sehingga seluruh hari menjadi berantakan.

Tentang menilai dan dinilai, kewajiban dosen memberikan nilai kepada mahasiswa, tapi mahasiswa tidak berhak menilai dosen. Dosen adalah dewa kata teman saya, sepakatkah saya?. Lama kelamaan saya termakan juga dengan pernyataan itu, terserah kamu mau bilang apa yang penting saya dosennya, haha. Enjoy menikmati hidup, tetap konsen mencerdaskan bangsa dengan segala resikonya. Ngomong-ngomong soal kritik, mungkin saya banyak dikritik mahasiswa karena sering memberikan nilai jelek, ya gimana lagi ya namanya mata kuliah eksak klo salah dikit ya tetep salah. Apa mau menjadi dosen idola, murah dinilai tapi kualitas pendidikan mahasiswa jongkok dibawah?, oh tentu saja tidak. Saya lebih salut kepada dosen yang mahal dinilai tapi berbobot dalam memberikan pengajaran

Bergelut dengan ranah akademika, sedikit banyak memberi arti kehidupan yang sebenarnya. Tak jarang idealisme kita pada waktu menjadi mahasiswa luntur karenanya, dan mulai dipikir-pikir lagi idealisme semasa mahasiswa tidak semuanya benar seiring menuanya usia kita. Walau masih ada secercah idealita yang benar, dan tahu bahwa idealita harus disemaikan.

Selamat Hari Pendidikan Nasional, semoga kita bisa menjadi pendidik yang profesionalm tidak hanya mendidik mahasiswa kita tetapi yang juga tidak kalah penting mendidik generasi anak cucu kita.. well Done!!

Mengelola keuangan Keluarga

Orang muslim itu harus kaya, karena dengan kekayaannya mereka bisa berjihad, mereka bisa membantu da’wah ilallah, mereka bisa bersedekah yang banyak, dsb. Muhammad usia 25 tahun adalah pemuda yang kaya, yang mampu menikahi Siti Khadijah dengan mahar 100 ekor unta (yang kalau ditakar dalam rupiah saat ini, kurang lebih 1 Milyar), dan harta itu hanya sekian persen dari keseluruhan harta beliau saw. Subhaanallah.


Dahulu kala ada dua sahabat nabi yang meminta kepada Rasulullah saw untuk didoakan agar menjadi kaya. Untuk sahabat yang pertama, Rasulullah saw menolak hampir tiga kali, yang kemudian mengabulkan juga permintaanya untuk didoakan. Allah swt mengijabah do’a Rasulullah saw tersebut, hingga sahabat tersebut menjadi kaya. Namun kekayaannya sedikit melalaikannya dari beribadah kepada Allah swt.

Untuk sahabat yang kedua, Rasulullah saw langsung dengan segera mengabulkan permintaannya untuk didoakan, yaitu dengan do’a agar diberi banyak keturunan dan harta. Dan Allah swt mengabulkan do’a Rasulullah saw tersebut..hingga sahabat memiliki 125 anak dan harta yang banyak. Apa yang menjadi pertimbangan Rasulullah saw untuk segera mendoakan dan menunda mendoakan? Karena Rasulullah saw tahu, siapa yang qowiy (kuat) dan siapa yang dhoif (lemah).

Untuk menjadi kaya, maka kita harus kuat. Orang kaya adalah orang yang kuat atau sanggup untuk menjadi kaya. Dengan kata lain, orang yang lemah atau tidak sanggup untuk menjadi kaya, maka tidak akan kuat ketika dia menjadi orang kaya. Makna kuat atau qowiy di sini adalah kesanggupan untuk mengeluarkan sesuatu pada saat kita membutuhkan sesuatu tersebut. Di sinilah kekuatan itu diuji, karena kaya adalah ujian. Meskipun miskin itu berarti lebih sedikit harta yang akan dihisab, namun bukan berarti miskin lebih dekat pada jannah-Nya. Ketika kita bisa melewati ujian kaya tersebut, maka jannah-Nya adalah janji Allah.

Ketika kita mampu menolak kekayaan dunia hanya untuk Allah swt, maka kita akan mendapatkan jumlah yang lebih baik dari Allah swt.Kita tentunya ingat kisah Ali karamallahu wajhah dan istrinya Fathimah Az-Zahra yang menyedekahkan makanannya di saat mereka membutuhkan. Ini adalah mental kuat yang dibutuhkan oleh orang kaya, yaitu mental yang tertanam pada diri Rasulullah saw, Abdurrahman bin ‘Auf, Utsman bin Affan, dan banyak lagi sahabat Rasulullah saw.

Masalah keuangan adalah hal yang umum dialami keluarga muda, apalagi di tahun-tahun pertama menjalani kehidupan berumahtangga. Belum lagi si kecil tak lama kemudian hadir di tengah Anda dan pasangan. Belum lagi tuntutan untuk mempunyai rumah baru. Benarkah masalahnya terletak dari besar-kecilnya pendapatan keluarga?


“Seringkali masalahnya bukan terletak pada penghasilan yang kurang, tapi kebiasaan yang salah dalam mengelola uang,” kan kata seorang pakar keuangan, Ligwina Hananto. Ternyata, dalam kenyataan, seorang ayah yang berpenghasilan ratusan juta rupiah bisa mengalami shock ketika menemukan uangnya tinggal Rp. 500.000,00 sebelum akhir bulan. Kalau boleh saya menambahkan selain kemampuan mengelola keuangan juga keberkahan dalam pengelolaan keuangan keluarga tersebut.

Berikut beberapa point yang diberikan oleh Ligwina untuk mengelola keuangan dan saya beri tambahan seperlunya.

1. Pahami portfolio keuangan keluarga Anda. Jangan sampai kita tidak tahu isi tabungan, jumlah tagihan listrik, telepon, servis mobil, belanja, biaya periksa dokter dan lainnya. Anda harus tahu berapa hutang kartu kredit, pinjaman bank atau cicilan rumah dan mobil. Apalagi kita sebagai seorang bunda yang harus pinter ngatur kebutuhan dan keuangan keluarga.

2. Susun rencana keuangan atau anggaran. Rencana keuangan yang realistis membantu kita bersikap obyektif soal pengeluaran yang berlebihan. Tak perlu terlalu ideal, sehingga lupa kebutuhan diri sendiri. Tak ada salahnya memasukkan kebutuhan pergi ke salon, spa atau rekreasi. Yang penting, anggarkan jumlah yang realistis dan Anda pun harus patuh dengan anggaran tersebut. Dan anggarkan pula kebutuhan ruhani kita misalnya infaq untuk mensucikan harta kita, memberi buku-buku ruhani dalam pemenuhan ilmu agama.

3. Pikirkan lebih seksama pengertian antara “butuh” dan “ingin”. Tak jarang kita membelanjakan uang untuk hal yang tak terlalu penting atau hanya didorong keinginan, bukan kebutuhan. Buatlah daftar berupa tabel yang terdiri dari kolom untuk item belanja, kebutuhan dan keinginan. Setelah mengisi kolom item belanja, isilah kolom “kebutuhan” dan “keinginan” dengan tanda cek (V). Dari sini pertimbangkan dengan lebih matang, benda atau hal yang perlu Anda beli/penuhi atau tidak. Dan apabila ada keinginan untuk belanja online, ingat buka situs belanja online maksimal 2 kali dalam sebulan.
4. Hindari hutang. Godaan untuk hidup konsumtif semakin besar. Tapi bukan berarti dengan mudah Anda membeli berbagai benda secara kredit. Tumbuhkan kebiasaan keuangan yang sehat dimulai dari yang sederhana, seperti tak memiliki hutang konsumtif. Walau ada yang bilang hutang investasi tidak mengapa, tetapi menurut saya pribadi, hutang membuat hidup tidak tentram :D.
5. Meminimalkan belanja konsumtif. Bertemu teman lama untuk bertukar pikiran di kafe terkadang memang perlu, tapi tak berarti kita harus melakukannya di setiap Jumat sore. Kita bisa gunakan pengeluaran ini untuk menabung atau memenuhi kebutuhan lain.
6. Tetapkan tujuan atau cita-cita finansial. Susun target keuangan yang ingin Anda raih secara berkala, bersama pasangan. Tetapkan tujuan spesifik, realistis, terukur dan dalam kurun waktu tertentu. Tujuan ini membantu Anda lebih fokus merancang keuangan. Misalnya, bercita-cita punya dana pendidikan prasekolah berstandar internasional, ibadah haji tahun sekian dan sebagainya.
7. Menabung, menabung, menabung. Ubah kebiasaan dan pola pikir. Segera setelah menerima gaji, sisihkan untuk tabungan dalam jumlah yang telah kita rencanakan sesuai tujuan atau cita-cita finansial keluargaa kita. Sebaiknya, kita memiliki rekening terpisah untuk tabungan dan kebutuhan sehari-hari.
8. Berinvestasilah! Tentu kita tidak akan puas dengan hanya menunggu tabungan membumbung. Padahal cita-cita Anda untuk keluarga “selangit”. Inilah saat yang tepat untuk juga memikirkan investasi. Kini bentuknya macam-macam. Takut akan risiko investasi?! Tak perlu khawatir, kita hanya perlu belajar pada ahlinya. Konsultasikan keuangan Anda dengan ahli keuangan yang handal! Investasi bisa berupa kepemilikan emas, tanah, properti dan lain-lain. Emas itu yang ada barangnya ya, bukan nilai fluktuatifnya.


Ingat kekayaan tidak kekal, karena roda selalu berputar, perbanyak infaq dan sodaqoh untuk menjaga kekayaan kita. Semoga postingan ini bermanfaat :).

LDR, Susah Susah Seru!

Mulai menulis lagi, walau mungkin gigitannya agak kurang terasa, tergeser oleh kesibukan dan tergerus oleh romantika kehidupan. Di rumah ini saya bisa melepas sedikit penat akademika, dan menjadi diri pribadi dengan curhat tak terbatas tanpa tedeng aling-aling, mari mulai :)


Tak terasa sudah memasuki bulan November lagi dan terhitung sudah 2 tahun ini saya dan suami menjalani LDR (Long Distance Relationship bukan Light Dependence Resistor loch ya). Sedih lho rasanya jauhan ama suami begini. Apalagi sudah ada anak seperti saat ini. Saat kangen tiada yang bisa dipeluk, saat anak rewel sakit tidak ada yang bisa membantu menenangkan anak, saat pengen bermanja-manja tak ada yang bisa memanja, belum lagi kalo kesepian dan merasakan kangen akut, Cuma bisa meluk guling sambil nangis-nangis ga jelas. Walau sudah ditelpon tiap malam, siangnya sering chatingan. Tetapi tiba saatnya bertemu sejuta kangen yang tersimpan menjadi perasaam malu-malu dan rasanya deg-deg an sama ketika kali pertama bertemu, cie.. dan ada semacam rasa pengen mengungkapkan kedongkolan-kedongkolan, keluhan-keluhan yang terjadi saat dia tidak sini, yang ingin diungkapkan dengan sedikit ‘berantem’ tetapi kenyataannya tidak jadi berantem, lawong ketemu cuma sebentar masak mau berantem.

“Tidaklah istri menyakiti suami di dunia kecuali ia bicara pada suami dengan mata yang berbinar, janganlah sakiti dia (suami), agar Allah tidak memusuhimu, jika suamimu terluka maka dia akan segera memisahkanmu kepada Kami (Allah dan Rasul)”. HR. Tirmidzi dari Muadz bin Jabal.


Banyak pasangan suami istri yang juga menjalani LDR semacam ini, salah satunya karena alasan pekerjaan. Antara Jogja-Jakarta kami terpisah, ketika kami memutuskan LDR, seakan saya tidak sanggup menjalaninya, sampai sekarang pun kalau disuruh memilih antara LDR dan tidak jelas milih tidak LDR-an. Selalu ada konsekuensi di setiap keputusan, tak terkecuali dengan keputusan LDR ini, pulsa cepet banget habis, kafaa baby kami sering kangen ayahnya dan kalau diajak orang dewasa putra kafaa selalu saja plek mau, kasihan juga si kafaa tapi bagaimana lagi kondisi kami seperti ini. Bagian yang terpenting dalam LDR adalah komitmen dan komunikasi, tak peduli pulsa membengkak, beban pekerjaan yang memelahkan badan ditiadakan dulu untuk sekedar telponan. 2-3 hari kalau tidak ditelpon, sudah degh ngambek tiada tara, jangan harap telpon berikutnya akan diangkat xixixi sebagai pelajaran ;p. Pun tak lupa ketika suami pulang, cek HP, adakah sms yang aneh dari nomor yang aneh? :D, biasa klo LDR an beginih cemburunya selangit. Keadaan LDR ini semakin mendewasakan kami, walau banyak nyeseknya. Sudah 2 peristiwa penting dalam hidup yang ketika ingin sekali suami ada saat-saat seperti ini tetapi dia yang diharapkan tidak terwujud, yaitu pas persalinan dan saya wisuda S2, hiks sedih sekali, kalau inget 2 peristiwa itu tak terasa air mata selalu meleleh, oh LDR kapan ini akan segera berakhir..


Bagaimana Islam memandang LDR Suami-istri


Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin t berkata, “Bila seorang istri ridha dengan kepergian suami walaupun dalam masa yang lama, maka itu merupakan hak istri. Si suami tidaklah berdosa. Namun dengan syarat si suami meninggalkan istrinya di tempat aman, yang tidak dikhawatirkan akan terjadi apa-apa pada istrinya. Apabila seorang suami pergi jauh untuk mencari rizki dalam keadaan istrinya ridha maka suami tersebut tidak berdosa walaupun ia tidak pulang hingga dua tahun atau lebih. Adapun bila si istri menuntut haknya agar suaminya kembali/pulang, maka perkaranya dalam hal ini dikembalikan kepada mahkamah syar’iyah. Apa yang ditetapkan mahkamah syar’iyah maka itulah yang dilaksanakan.” (Fatawa Nurun ‘Alad Darb, hal. 17)

Dengan demikian, bila istri ridha untuk sementara berjauhan dengan suaminya baik dalam waktu singkat ataupun waktu yang lama, dan masing-masing dapat menjaga kehormatan diri, maka tidak ada dosa bagi keduanya. Namun bila si istri khawatir dirinya atau suaminya akan terjatuh ke dalam fitnah meski ada kebutuhan untuk mencari penghidupan, ia bisa menuntut untuk berkumpul kembali dalam rangka menjaga kehormatan diri dan menjaga kemaluan. Akan tetapi bila si suami enggan untuk segera kembali, istri dapat mengangkat perkaranya kepada hakim agama (mahkamah syar’iyah) agar memutuskan perkara antara dia dan suaminya sesuai dengan apa yang Allah k syariatkan. (Fatawa Al-Lajnah Ad-Da`imah, fatwa no. 1545, 19/339, 340)
Berapa Lama Seorang Suami Diperkenankan Meninggalkan Istrinya?

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata, “Batasan yang ditetapkan secara syar’i tentang perginya suami meninggalkan istrinya adalah selama empat bulan, tidak boleh lebih. Kecuali bila si istri ridha, dengan catatan aman dari fitnah baik bagi si istri maupun bagi si suami. Terkecuali orang yang dipaksa oleh keadaan darurat untuk pergi dalam waktu yang lama, maka ia diberi udzur karenanya.

Dalam masa kepergiannya itu, ketika memungkinkan bagi si suami untuk kembali guna bertemu istrinya, menjaganya dan menunaikan kebutuhannya maka wajib baginya untuk kembali. Khususnya di zaman kita ini, yang banyak terjadi fitnah dan perkara-perkara menipu yang dapat merusak akhlak. Maka tidak sepantasnya suami berjauhan dari istrinya kecuali karena kebutuhan dan karena darurat disertai keinginan yang besar untuk cepat-cepat menyelesaikan keperluan lalu segera kembali kepada istri sesuai kesempatan yang ada.” (Al-Muntaqa min Fatawa Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan, 3/248)

Masa yang mungkin bagi seorang istri untuk bersabar dalam masalah jima’ secara umum adalah empat bulan. Empat bulan ini adalah masa yang ditetapkan secara syar’i bagi seorang yang meng-ilaa` istrinya, yaitu suami yang bersumpah tidak akan menggauli istrinya. Waktu empat bulan ini lebih pantas ditetapkan sebagai batasan waktu seorang istri dapat bersabar tidak mendapat nafkah batin dari suaminya. Allah berfirman:

“Bagi orang-orang (para suami) yang meng-ilaa` istrinya diberi tangguh empat bulan. Kemudian bila mereka kembali kepada istrinya (mau kembali menggauli istrinya) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha penyayang.” (Al-Baqarah: 226)


So kesimpulannya, boleh LDR tetapi tidak boleh lebih dari 4 bulan! dengan syarat dan ketentuan berlaku seperti diatas

Ingin sekali tiap waktu mendekap nya, membuatkan sarapan pagi baginya, membuatkan susu untuknya, konon katanya dekapan istri kepada suami bisa memperpanjang umur keduanya. Ingin sekali lebih mempraktekkan taat terhadap suami setiap hari, semakin banyak intensitas ketemu, khan berarti intensitas taat kepada suami akan lebih, bukan begitu?. Pada akhirnya kehidupan hanyalah bagaimana cara kita menikmati hidup, syukuri keadaan yang ada, bersabar akan ujiannya, dan nikmatilah apa yang dianugrahkan Allah untukmu. Dan tetap berusaha menjadi istri yang sholihah, dengan bagaimanapun, dimanapun dan dalam keadaan apapun. Ketika zaman nabi pun ada istri sahabat nabi yakni istrinya Ibu Qosim yang ditinggalkan Ibnu Qosim sewaktu dia mengandung anaknya Ibnu Qosim. Ketika sang bayi lahir, Ibnu Qosim tidak berada karena harus mengemban tugas berdakwah ditanah sebrang, di zaman kala itu tidak ada komunikasi anatar keduanya, [emangnya sekarang ada internet!] sampai sang bayi tumbuh menjadi pemuda, dan begitu sabarnya sang istri membesarkan seorang putra sendirian sampai menjadi pemuda. Akhirnya sang pemuda bertemu dengan ibnul Qosim, dimana-mana buah tak jauh dari induknya, sang pemuda tumbuh menjadi pemuda idaman ummat yang gemar berdakwah. Semoga saya pun bisa sesabar istrinya ibnu Qosim :D

Jika seorang isteri itu telah menunaikan solat lima waktu dan berpuasa pada bulan ramadhan dan menjaga kemaluannya daripada yang haram serta taat kepada suaminya, maka dipersilakanlah masuk ke syurga dari pintu mana sahaja kamu suka.” (Hadist Riwayat Ahmad dan Thabrani)


”Sesungguhnya setiap isteri yang meninggal dunia yang diridhoi oleh suaminya, maka dia akan masuk syurga.” (Hadist riwayat Tirmizi dan Ibnu Majah

Semoga keluarga kecil kami bisa bertahan sampai kaki kami menginjakkan kaki di surgamu ya Allah..

~~4 Nov 2011- 20.30 WIB ditulis saat hujan deras, semoga Engkau mendengar doa kami~~

Life is learning…

Tidak terasa saya sudah sebulan ini menjalani profesi sebagai dosen. Hmmm… menghela napas cukup panjang ketika harus bercerita, hehe. Bukan karena apa-apa, tapi transformasi dari saya yang tidak bekerja menjadi wanita yang bekerja, menjadikan semuanya berbeda dari biasanya dan memulai adaptasi yang baru. Adaptasi yang benar-benar baru, dan baruu [halah].

Ingin saya memulai tulisan ini dengan pejuangan mendapatkan profesi ini. Tepatnya dimulai di bulan September 2010, telah dibuka pendaftaran CPNS dosen dari Kementrian Pendidikan Nasional, seluruh perguruan tinggi negeri dibawah kemendiknas mengadakan open recruitment untuk tenaga dosen dan teknisi. Kala itu amanah cinta saya, Kafa masih berusia 2 bulan. Berat teramat berat untuk sekedar meninggalkan anak sholeh Kafa untuk mengikuti serangkain tes penjaringan CPNS dosen. Meskipun berat harus dilalui demi mengejar cita-cita dan mewujudkan impian orang tua saya. Dimulailah saya mendaftarkan diri di UNY, dua hari sebelum penutupan CPNS tenaga dosen, waktu itu kenapa baru dua hari baru mendaftar dikarenakan mencari dokumen penunjang yang harus dilengkapi dalam pendaftaran yaitu, fotokopi ijazah S1&S2 yang sudah dilegalisir, fotokopi transkrip S1&S2 yang harus dilegalisir, fotokopi sertifikat seminar-seminar kependidikan yang pernah diikuti, stopmap berwarna kuning, formulir pendaftaran online, dan rekomendasi dari dosen (kalau ada). Setibanya disana saya ditolak karena minimal IPK S1 3,25 dan S2 3,5. Sedang saya S1 3,2 dan S2 3,84. Saya tidak patah semangat, lawong kurang 0,5 saja untuk IPK S1 nya dan IPK S2 nya berlebih 3,04 dengan masa studi S2 saya relatif singkat 15 bulan (normal S2 24 bulan). Kemudian saya memberanikan diri menemui bapak dekan MIPA UNY, bapak dekan menjelaskan bahwa lowongan dosen saat ini adalah dosen instrumetasi, sedang saya fisika. Padahal yang tertulis di pengumuman lowongan adalah S1 Fisika dan S2 Fisika, ya sudahlah belum berjodoh dengan UNY. Tetapi anehnya, karena menerapkankan standar IPK S1 yang terlalu tinggi lowongan dosen fisika tidak ada yang daftar, dan kemudian diperpanjang masa pembukaan CPNS nya dan menurunkan standarnya di IPK terendah S1 3,00 . Oalah, terlalu sombong nian dikau UNY [kata hati kecil saya yang sedikit kecewa ditolak UNY hehe..], UGM saja kala itu cuma menerapkan standar minimal S1 3,00. Oh iya saya alumnus S1 dan S2 UGM fisika. Saya tidak mendaftarkan di CPNS nya UGM karena mestinya saya langsung tertolak haha, karena UGM mendahulukan yang lebih dahulu magang disana, ya kira-kira magang 3-5 tahun lah baru diangkat sebagai CPNS, maklum antriannya banyak.

Kiranya saya tidak patah semangat, karena dream wall saya 2010 ini sudah harus menjadi dosen, kalau meleset paling tidak awal 2011. Alhamdulillah sekali, dan sungguh sungguh saya sangat beruntung diberi Allah pendamping hidup yang sangat mensupport keinginan saya. Hari itu hari pendaftaran terakhir dosen dari kemendiknas, sedang saya tertolak dari pendaftaran UNY, kemudian saya diantar suami mendaftar di UNS sebagai cpns tenaga pengajar pendidikan fisika, tetapi suami bilang, “Ingat ya dek, ini tesnya sebagai ajang uji coba saja ya, kalau diterima test selanjutnya ga usah didatangin”. Sebenarnya dalam hati berat rasanya untuk bilang, “iya yank”. Walau bagaimanapun dia suamiku, harus ditaati apapun juga kondisinya, selama itu tidak menyimpang syariat, masih terngiang kata2 abi sebelum aku menikah dengannya. Waktu hari pendaftaran sabtu itu pun sangat mepet jam 2 pendaftaran ditutup, kami nyampe UNS pun jam 2.30, mobil yang dikendarai suami melaju sangat pesat dan malah kami srempetan dengan pengendara motor yang ugal-ugalan. Meskipun terlambat , kami diterima dengan hangat. Jumlah pelamar waktu itu ada 13 orang sedang yang dibutuhkan cuma 2 orang. Test pertama adalah tes bakat skolastik, test pengetahuan umum, test bahasa inggris (vocab). Setelah itu pengumuman, dan saya lolos, waktu itu masih tersisa 7 orang pelamar, kemudian test kedua,dua hari sebelum pelaksanaan test kedua gunung merapi meletus yang terdashyat, kebetulan saya beserta Kafa mengungsi. Test kedua tentang test “ English for Academic Purposes”. Tes hari berikutnya adalah microteaching dimana pelamar disuruh mengu test wawancara. Wawancara dengan pihak kaprodi FKIP sudah terlapampaui, wawancara dengan pihak jurusan,mikro teaching, dan terakhir wawancara dengan pihak dekanat. Begitu terkejutnya saya ketika pihak dekanat memberikan form persetujuan dengan membayar denda 50 juta ketika meninggalkan formasi CPNS apabila diterima, mau mengabdi universitas minimal 5 tahun. Ketika saya konsultasikan dengan suami, suami tidak membolehkan meneruskan test. Ya sudahlah tidak berjodoh dengan UNS juga semoga ini yang terbaik. Dan akhirnya saya tidak menandatangani form persetujuan bermaterei.

Pada waktu pertengahan test CPNS UNS, saya juga mengikuti test CPNS tenaga pengajar di UIN Sunankalijaga yang merupakan kepanjangan dari Pendidikan Tinggi Islam Kemenag. Ada yang membedakan test CPNS kemenag dan kemendiknas yaitu dalam test kemenag ada alur test bahasa arab dan hafalan juz 30. Dan microteaching dan wawancaranya yang menguji adalah dari dekan-dekan dari UIN Sunan Kalijaga. Test tahap pertama tes pengetahuan umum da test bakat skolastik berhasil saya lalui. Waktu itu ada 4 pelamar online, tetapi yang lulus verifikasi ada 2 orang pelamar. Yang lolos tahap 1 pun ada 2 pelamar. Kemudian saya melanjutkan mengikuti test tahap kedua, sibuknya untuk test hari kedua kali ini karena harus menyiapkan paper, makalah, couse outline, dan bahan ajar untuk di microteachingkan.Ditambah lagi, kafa rewel kalau saya sedang frustasi dan tidak tenang, alhasil bergadang semalaman untuk mepersiapkan segala sesuatunya, termasuk mengurusi kafa yang rewelnya berlebih kala itu. Hari itu berdasarkan undian saya mendapatkan urutan test microteaching, wawancara, test bahasa inggris, test bahasa arab dan hafalan. Pada saat test hari kedua ini saya mengikuti testnya lama banget, dari jam 7 pagi sampai jam 18.00 sore, karena formasi tenaga pengajarnya banyak sekali dan dicampur seluruh fakultas di UIN Sunan Kalijaga. Pelamar yang satunya kebetulan kakak angkat saya sendiri dan dia sudah keterima di UNS. dan alhamdulillah saya lolos untuk test CPNS tenaga pengajar dosen formasi dosen astronomi di UIN Sunankalijaga. Itu pengumumannya bulan desember, dan SK CPNS turun pada tanggal 31 Maret 2011. Dan akhirnya saya mulai full ke kampus tanggal 1 April 2011. Alhamdulillah.. mulai sekarang harus bisa mengabdikan diri sebagai dosen, walau sebenarnya kalau CPNS belum boleh mengajar.

Menjadi dosen harus mau belajar, belajar dan belajar. Tidak sekedar mentransfer ilmu, tetapi harus bisa memotivasi mahasiswa mencintai ilmu, mengembangkan ilmu, dan mengajarkan nya untuk orang lain. Begitupun ketika sudah menyandang jabatan fungsiona tertinggi sebagai profesor pun harus belajar,meneliti dan mengabdikan diri untuk masyarakat. Dan menjadi bunda yang cerdas dan baik untuk kafa. Bangun pagi-pagi buta untuk menyiapkan bubur kafa, masak-masakan yang alami dan menghitung nilai kalori berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG). Memandikan dan menyuapi kafa dan baru bisa ditinggal ke kantor ngajar. Setelah pulang dari kantor masih mengurusi Kafa. Dan malamnya menyiapkan bahan ajar dan juga belajar tentang perkembangan Kafa. Saya masih baru dalam pekerjaan ini baik pekerjaan dosen maupun pekerjaan bunda cerdas, jadi masih harus banyak dan banyak belajar. Tulisan tentang tumbuh kembang my baby Kafa akan saya posting kemudian hari. Subhanalloh, multi level teaching mulai kami jalankan saat ini….

Life is learning……………………………………

Sepatu Lukis Drainbow

Cita-cita menjadi kaya, itu pasti manusiawi. Tapi menjadi orang kaya yang baik, adalah pilihan. Kita dapat becermin pada generasi silam. Bayangan enaknya jadi orang kaya, empat belas abad yang lalu, pernah dikemukakan beberapa sahabat di hadapan Khalifah Umar bin Khattab.

Waktu itu, Umar naik mimbar dan bertanya kepada jamaah, ‘’Kemukakan keinginan kalian.’’ “Aku mengandaikan mendapat rumah yang dipenuhi dirham, lalu aku infakkan fi sabilillah”, jawab seseorang. ‘’Utarakan keinginan kalian,’’ kata Umar lagi. ‘’Aku mengandaikan mendapat rumah yang dipenuhi emas, lalu aku infakkan fi sabilillah,’’ jawab seorang lainnya. ‘’Sampaikan keinginan kalian,’’ kata Umar lagi. ‘’Aku mengandaikan mendapat rumah yang dipenuhi permata, lalu aku infakkan fi sabilillah,’’ jawab seorang lagi. ‘’Apalagi selain itu?’’ kata orang-orang ketika Umar mengulangi pertanyaannya (Imam Bukhari dari Zaid bin Aslam, dalam Tarikh As Saghir: 29).

Cita-cita untuk kaya sehingga dengannya dapat berbuat kebajikan lebih banyak, bukan angan yang sia-sia. Bahkan meski masih sebatas keinginan, ia sudah menjadi ‘’sesuatu’’ di hadapan-Nya. Sebagaimana dikatakan Nabi Muhammad saw: ‘’…. menanti-nanti (mengharap-harap) kelapangan (sehingga dengannya dapat berbuat kebajikan) adalah suatu ibadah’’ (HR Bukhari).

Meski memilih hidup miskin, Rasulullah tak pernah membenci kekayaan dunia. Beliau berwasiat, ‘’Jangan kalian mencaci-maki dunia. Dia adalah sebaik-baik kendaraan. Dengannya orang dapat meraih kebaikan dan dapat selamat dari kejahatan.’’ (HR Ad-Dailami). Nabi pun menegaskan, sebaik-baik kekayaan adalah di tangan Muslim yang dermawan.

Semoga kita bisa mencontoh Rasulullah, yang tidak sekedar kaya, tapi bermanfaat untuk kehidupan.

Tulisan ini dibuwat untuk yang mencari referensi tentang berdirinya dan latar belakang pembentukan usaha bisnis kami yang bernama “DRainbow”. Satu setengah tahun sudah sepatu lukis drainbow berdiri, Drainbow didirikan pada july 2009.

drainbow-sepatulukis.jpg

1. Awal berdirinya
Awal berdirinya sepatu lukis drainbow diawali keinginan untuk mendirikan usaha bersama yang di motori temen saya Siti Fatchiyah Annajachah (Nana). Dan kami segerombolan gadis penggiat organisasi dakwah sekolah sleman berkumpul ada saya nama lengkap Asih Melati (Immel), Anugrah Romadhona Meika Sari (Dona), dan Yuli Rachmawati (yulie). Kami bertekad untuk menjadi kaya sebagai pengusaha hehe, rapat dimulai, dan diketok palu usaha kita diberi nama Drainbow, dengan produk utama sepatu lukis.

Drainbow saat ini mempunyai 4 pelukis muda berbakat, dan 2 karyawan tetap. Drainbow juga mengembangkan sayap tidak hanya sepatu, tetapi juga, tas lukis, kaos lukis, jilbab lukis ,tas laptop lukis, jaket lukis dan topi lukis. Drainbow juga pernah masuk jawa pos dan radar jogja. Drainbow juga sering berpartisipasi dalam pameran sekup yogyakarta dan juga di mall-mall besar seperti Galeria mall dan Malioboro mall. Drainbow juga aktif mengikuti komunitas pengusaha muda Yogyakarta yang bernaung di bawah komunitas Tangan Di Atas (TDA).

Keunggulan Produk Drainbow

1. Produk berkualitas
2. Hasil Lukisan yang bagus dan sesuai
3. Nyaman dipakai
4. Lentur
5. Ga’Luntur
6. Ringan
7. Bisa design sendiri
8. Modis,Unix dan Trendy
9 Garansi Satu minggu
10. Pengiriman Relatif Cepat dan tepat

Drainbow juga mempunyai offline shop yang terletak di Jl Kaliurang Km 5 Pogung Baru Blok D 26 Yogyakarta.

Online Shop kami
1. Facebook sepatu lukis drainbow full
2. Facebook sepatu lukis drainbow II http://www.facebook.com/profile.php?id=100000486343893
3. Facebook sepatu lukis drainbow III
4. Facebook sepatu lukis drainbow IV http://www.facebook.com/home.php#!/profile.php?id=100000542429012
5.Facebook grup sepatu lukis drainbow http://www.facebook.com/profile.php?id=100000542429012#!/group.php?gid=184468646789

6.http://anekashop.com
7.http://drainbowshoes.multiply.com
8. Kaskus http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4386206
9.Follow our Twitter http://twitter.com/#!/drainbowshop

Cara pesan

1. Lihat galeri foto kami di tentukan model sepatu yang kamu butuhkan,
jenis sepatu kami ada

a. model flat, flat tali, flat short –> 120 rb
b. model vans, converse, flat short tali 135 rb
c. Model High converse 150 rb
d. Model kids 100 rb

jenis tas lukis kami
a.Tas selempang lapis
b.Tas selempang trapesium
c.Tas selempang segi 8
d.Tas cangklong
e.Tas ransel
Bahan kain tas dari canvas,grill dan tenun. Dan tersedia dalam semua warna. Begitu juga dengan jilbab,topi,kaos dan media lain bisa request bahan,model,gambar dan warnanya. Dijamin cozy abiis..

2. Tentukan desain yang kamu inginkan, desain nya pun bisa dari kamu sendiri. Desain sendiri dikirim ke email drainbow.shoes@gmail.com serta warna dasar yang kamu inginkan.
3. Ukur kaki mu dari ujung tumit sampai ke ujung jempol, berapa cm karena itu akan digunakan untuk menentukan ukuran sepatumu.
4. SMS ke 0857 2997 4126 (immel) format nama kamu-model speatu_ukuran kaki dr ujung tumit ke ujung jempol_gambar yang diinginkan_alamat lengkap
5. Kirim transfer uangnya di rek kami

BCA 0370592322 siti fatchiyah annajachah atau
Mandiri 137-00-0659567-8 atas nama Asih Melati

6. Barang kami antar pake tiki /wahana/kantor pos berdasarkan request kamu dan kesesuaia harga
7. Setelah melakukan pentransferan sms ke 0857 2997 4126
8. Seminggu setelah pentransferan produk kami antar kami antar
Dan terakhir kali, saya meminta doa pengunjung beninghati semuanya, untuk kelancaran dan keberkahan bisnis ini, semoga bermanfaat untuk ummat dan memperbaiki perekonomian bangsa, karena kami 100% cinta Indonesia :). Berhubung saya diterima menjadi dosen di UIN Sunan Kalijaga, saya hanya terlibat di menagemen nya saja :)

Next »